RSS

Arsip Tag: Yamaha V-Ixion

3 Motor Sport baru Honda 2012! Apa saja?

Seperti dikabarkan dapurpacu, bahwa AHM tahun 2012 nanti akan mengeluarkan 3 macam motor sport baru, maka saya mencoba mengira-ira ketiganya.

1. Naked bike 150cc

Yamaha V-ixion sampai hari ini belum ada tandingannya. New Megapro yang diluncurkan tahun lalu hanya mampu membungkam penjualan Byson, sedangkan penjualan V-ixion si giant killer masih ngacir.

Maka disinilah Honda akan mengeluarkan senjata andalannya. Dengan nakedbike 150cc yang spesifikasinya saya yakin gak jauh beda dengan V-ixion, 4 Langkah, 4 Valve SOHC – Fuel Injection, Berpendingin Cairan, Deltabox, mungkin dengan tenaga dan torsi yang berbeda.

Untuk nama motor sport ini saya yakin sih bakal make nama si legenda, Tiger. Karena dengan kualitas yang gak jauh beda dengan Vixion, nama besar HOnda belum akan membuat para calon pembeli Vixion berpindah ke motor ini kan masih motor baru, jika diberi nama baru mah saya yakin penjualan gak akan seberapa. Contoh aja kasus NMP, coba kalo NMP tidak mengambil nama besar Mega Pro, saya kok yakin penjualannya bakal dibawah Byson. namun jika dipadukan dengan nama besar Tiger, maka naked bike 150cc ini sangat diyakini bakal laris manis….

Dan jika memang akan memakai nama Tiger, maka karakter Tiger yang bertorsi badak pun harusnya ada di nakedbike 150 cc ini. Dan ini berarti sedikit banyak akan mengurangi tenaga maksimalnya….

Nah, untuk motor ini tentunya akan memakai basis mesin CS1 yang dibore-up, yah daripada harus bikin mesin baru…… Bagaimana dengan harga? hmmm….ada keyakinan demi memenangkan pertarungan dengan V-ixion, motor ni akan dihargai di kisaran harga V-ixion 21-23jutaan….

2. Naked bike 225cc

Nah, untuk menggantikan posisi Tiger Revo sekarang, HOnda juga perlu menyiapkan nakedbike yang tenaga, torsi dan kubikasinya sama atau lebih besar dari Tiger yang ada sekarang.

Untuk itu, diperlukan produk baru yang dapat menggantikannya. Seperti yang saya tulis sebeleumnya, bahwa Honda telah menyiapkan motor sport baru berkubikasi 200 atau 225 cc. Namun, dapat diyakini bahwa segala isu yang beredar menunjukkan bahwa kubikasi motor ini bakalan 225, lebih besar dari Tiger yang ada sekarang.

Dan kenapa 225? tentu banyak alasannya, diantaranya ya karena saingannya selama ini adalah Yamaha Scorpio 225, jadi wajarlah kalo mau dibikin head to head war, layaknya Revo baru yang diadu dengan Jupiter Z… sekaligus buat ngantisipasi kalo-kalo Scorpio dinaikkin kapasitasnya jadi 250, jadi kan gak jauh-jauh amat bedanya.

mahal banget ini mah...

Selain itu kubikasi 225cc juga diperuntukkan agar harga motor ini bisa lebih mahal dari Tiger sekarang, yah motor ini bakalan berada di atas 25juta, ya di kisaran 28-30 jutaan lah, diatas harag nakedbike 150cc, tapi dibawah CBR 150R.

Spesifikasi, 225cc, SOHC, Fuel Injection, Berpendingin Cairan, Sasi teralis. Yup, isu yang berkembang Honda akan mengeluarkan motor sport baru dengan sasis teralis, so saya langsung mikir bahwa motor ini yang bakal memakai teralis, bukan motor sport 150cc-nya. Kenapa? ya liat saja motor-motor Honda yang bersasis teralis yang ada, minimal kubikasinya adalah 250cc. So meskipun ni motor cuma 225cc, tapi secara tampilan gak jauh beda dengan yang 250cc macam VTR250. Kalo sasis teralis mo dipake di motor 150cc kok rasanya bodi motornya kurang besar. Motor 150cc Honda palingan ya sebesar V-ixion aja, kalo lebih gedhe lagi bakalan kehilangan tenaga bro!

Trus basis mesin ni mongtor tentunya bakal ngambil punya-nya NMP, tinggal di bore-up lah!

3. Sportbike berfairing 150cc

Kalo motor yang ketiga ini direncanakan untuk mendahului Yamaha yang mo ngeluarin R15,so spesifikasinya pun bakal mirip-mirip lah!

Lho bukannya buat ngedepin R15 sudah ada CBR 150R?

Nah, disinilah pinternya AHM. AHM jauh lebih baik dari Yamaha, AHM tidak mau memakai motor yang masih diimpor sebagai andalan untuk di head to headkan dengan produk kompetitor. AHM merasa perlu untuk bikin motor sendiri.

Kenapa? selain harga bisa ditekan, jumlah kuan titas produksi dan penjualannya pun bisa disesuaikan dengan keinginan, tipe motor ini mau dipake untuk menguasai pasar atau sekedar memberikan pilihan bagi konsumen…

Jadi, CBR 150R hanyalah memberikan pilihan pada konsumen sekaligus melanggengkan trah CBR 150 yang pernah sukses lewat IU, dan untuk mengantisipasi kompetitor ya dengan motorsport 150cc berfairing dengan harga yang lebih murah, yah dikisaran 25-28jutaan pasti laku juga.

Soal mesin ya bisa make sama dengan versi nakednya seperti yang nomer 1 diatas. Seperti V-ixion dengan R15 yang mesinnya ya sama aja….

Nah, itu saja! Wong namanya juga ngira-ira, jangan terlalu berharap lah dengan kebenarannya.

NB: ganang lagi seneng komik Panji Tengkorak…..

Iklan
 
36 Komentar

Ditulis oleh pada 10 November 2011 in goblog, motor, otomotif

 

Tag: , , , , , , , , , , ,

[Poll] Motor apa yang harus segera diupgrade?

Banyak motor yang modelnya dianggap sudah ketinggalan jaman, atau malah modelnya tidak dapat diterima di pasaran tanah air. So, ada berbagai usulan agar motor tersebut diupgrade dengan penampilan baru atau malah dibinasakan saja.

Saya mencoba membuat polling terhdap beberapa motor yang seharusnya segera diupgrade. Upgrade disini saya batasi pada hal-hal:

  • – ganti mesin baru dan tentunya body baru, so bener2 bener berubah, tinggal namanya mungkin, atau malah didiscontinue dan keluar produk baru sebagai suksesinya
  • – ganti body baru yang sebagian berbeda dari sebelumnya
  • – penambahan fitur penting yang meningkatkan harga dan nilai motor (misalnya injeksi)
  • – perubahan dan atau penambahan body motor yang lumayan signifikan pengaruhnya terhadap tampilan (misalnya penambahan fairing atau ganti headlamp, atau mengubah posisi stoplamp)
  • -dll tidak termasuk facelift kecil, misalnya ganti striping, nambah macam warna. dan lain semisalnya.

Segera disini saya maksudkan adalah dalam jangka waktu tahun 2011 ini. sudah cukup segera bukan? apalagi saya hanya memasukkan motor-motor yang seingat saya belum pernah diupgrade ataupun difacelift dalam 2 tahun terakhir.

Berikut pollingnya, silakan dipilih untuk 5 motor yang paling harus segera diupgrade untuk masing-masing produk dari tiap pabrikan

Nah, silakan dipilih. Monggo….

Itu saja!

NB: mang bakal direalisasikan, tanya ganang, ya ndak tahu saya tanya pabrikannya langsung saja… harapannya ya pabrikan mo baca hasil polling ini, begitu…

 
29 Komentar

Ditulis oleh pada 21 Mei 2011 in goblog

 

Tag: , , , , , , , , , , , , ,

Komparasi Motor Sport dibawah 25 juta Bahgian 1

Oke. Dilatarbelakangi keinginan saya untuk mengganti si Michael dengan motor laki yang baru, saya pun berusaha membandingkan beberapa motor sport yang dipasarkan di Indonesia saat ini. Namun, perbandingan atau komparasi yang saya lakukan terbatas hanya pada motor sport yang harganya idbawah 25 juta, karena itulah anggaran yang dibolehkan oleh istri saya untuk membeli motor baru.

KOmparasi yanga kan saya lakukan adalah sangat akan bersifat subyektif. Semua berdasarkan kriteria yang saya inginkan untuk jadi tunggangan harian saya. Tapi tentu, semuanya harus dengan kriteria tertentu, diantaranya kriteria penampakan luar yang besar. hal ini disesuaikan dengan body saya yang sebarat 88 kilogram. Yang kedua, nyaman buat boncengan, karena setiap hari kerja saya boncengan ke kantor dengan istri tercinta. Yang ketiga, tentu kualitasnya harus diatas si Michael.

UNtuk yang belum tahu si Michael, ini dia gambarnya…

si Michael....

Dan beberapa motor pasaran yang memenuhi ketiga kriteria tersebut anatara lain Yamaha V-ixion, Honda New Mega Pro, Yamaha Byson, TVS Apache 160 RTR, Pulsar 180, Honda Tiger Revo, Pulsar 220 dan Yamaha New Scorpio Z. Trus kenapa motor sport yang lain (misalnya Pulsar 135 dan Suzuki Thunder tidak masuk hitungan? ya tentunya karena daya anggap tidak memenuhi ketiga kriteria tersebut.

Untuk bahgian pertama ini, saya ingin mengkomparasikan beberapa motor saja

1. Yamaha V-ixion

Dari berbagai sumber, motor ini memiliki banyak kelebihan dibanding motor lain di kelasnya. Dari teknologi injeksi (so makin irit), sasis deltabox, Sistem pendingin radiator dan 4 buah katup di kepala silinder, suspensi monosok, top speednya mpe 150an kpj dan lain sebagainya.

Tapi itu semua pendapat orang dan mungkin memang benar, tapi impresi saya pertama kali melihatnya adalah bahwa motor ini terlalu ramping. terlalu ramping maksudnya terlalu ramping untuk ukuran motor sport tanpa fairing sehingga terasa kurang gagah. dan akan terlihat kecil apabila saya yang mengendarainya, dan saya tidak suka itu.

Mungkin akan menjadi lain kalo yang saya lihat biasanya di jalan adalah yang pernah disebut akhir tahun kemarin sebagai Yamaha V-ixion SE (Special Edition) yang kelihatannya lebih kekar, meskipun katanya cuma ada tambahan pada sektor fender depan, penambahan shroud tanki plus engine guard, spatbor kolong,  kondom tanki, serta penutup radiator.

2. Homda New Mega Pro

Oke, melihat tampilan saya sempat tertarik banget, apalagi kalo dilihat dari depan, saya suka banget dengan headlamp dan shroudnya. Apalagi segala fiturnya sudah jauh lebih baik dari pada si Michael.

Yang jadi masalah hanya satu, namanya. Kenapa juga musti pake nama Mega Pro. Mungkin dari sisi AHM nama yang sama berarti akan memudahkan marketingnya, tapi bagi saya yang ingin mengganti Mega Pro saya, ya nggaklah kalo mengganti Mega Pro dengan Mega Pro lagi. Mau beda jeroannya kek kalo namanya sama ya ngrasanya gak beda, gak ada peningkatan gitu rasa di hatiku. jangan bilang apalah arti sebuah nama, karena bagi saya nama itu penting.

3. Yamaha Byson

Nah ini dia, yang sempet saya ajukan ke istri saya untuk menggantikan si Michael. Sudah bodinya gedhe, gayanya mantep, velg dan bannya lebar serta tubeless, monoshok, dan sebagainya membuat saya ngiler. dan bahkan saya jadi suka nulis tentang motor ya gara-gara tertarik dengan motor ini.

Sudah bebrapa hari sejak saya ajukan tpt motor ni ke istri saya, ndak disetujui juga, belum pernah liat fisiknya langsung katanya. nah, pas hari saya mo ngajak istri ke dealer(hari Minggu) eh lha kok dealernya dah tutup, ya wis lain hari wis.

nah, sambil browsing nyari info, lha kok ketemu komentar seseorang yang bilang kalo jok boncengernya kecil, gak nyaman buat diboncengin istri saya yang suka bonceng miring. setelah dipikir saya pun jadi ragu. Apalagi pas istri ngliat sendiri tu montor di jalan, komentarnya langsung jelek ah, apalagi lampu belakangnya kok kayak bebek. Jleb, gak jadi wis, daripada jadi ribut gara-gara montor.

Terus, demam motor sport pun membawa saya untuk mencari motor lain yang kebetulan sedang marak-maraknya berita tentang motor dari India, apalagi di kantor lama ada pegawai yang make pulsar 200 kok terlihat gagah gitu…

bersambung…

NB: ganang bilang kok bersambung, kayak sinetron aja?

 
36 Komentar

Ditulis oleh pada 15 April 2011 in goblog, motor, Umum

 

Tag: , , ,