RSS

Arsip Tag: perkiraan harga

KTM Duke 200 dijual 25 juta? gak bakalan!

Membaca tulisan mbah dukun disini, saya jadi geli. Mosok iyo KTM Duke 200 bakal dihargai 25juta. Opo yo mungkin? Kalo ngeliat gelagat harga jual produk-produk Bajaj sih mungkin saja, liat aja Pulsar 220 yang hanya dihargai 18,6juta saja. Tapi ini KTM bro, bukan KTMnya si Inul, tapi KTM Austria yang namanya aja dah dikenal sebagai kampiun Dakkar. KTM tu jagonya motor garuk tanah, bukan jagonya jualan motor murah.

gambarnya duke 125 sajalah

gambarnya duke 125 sajalah

Memang sih Bajaj punya 39% saham KTM, tapi 39% tu belum tentu pemegang saham mayoritas, jadi keputusan harga jual sih pengaruh 39% itu gak banyak, justru seharusnya kepemilikan saham itu dimanfaatkan Bajaj untuk dapet bagian keuntungan dari KTM, bukan malah ngurangin keuntungan (kalo nurunin harga kan keuntungan jadi berkurang, asumsi biaya produksi sama).

Alih teknologi sih boleh aja, tapi dari KTM ke Bajaj kan? bukan sebaliknya tho? soalnya secara pengalaman dan pendapat pasar, produk KTM lebih diakui di dunia daripada produk Bajaj.

Nah, kalo mo harga murah, solusinya KTM Duke bisalah kalo di spec down, tapi opo yo mau? Konsumen apa yo mau beli kalo tahu produknya adalah produk spec down, beda dengan yang dibeli dari negara lain? Trus yang jelas, apa iya KTM mau jual produk yang gak sesuai standar kualitasnya selama ini? apa gak akan mengurangi nilai nama besar KTM?

Solusi lain, misalnya gabungin gerai KTM dengan Bajaj. Di Indonesia ini, Bajaj sudah datang lebih dulu, jauh sebelum rencana Duke 200 masuk di mari, jika Duke 200 nanti dijual bareng dengan Pulsar di dealernya Bajaj, maka orang akan menganggapnya Duke itu produknya Bajaj, jadinya bisa disebut Bajaj Duke 200, atau Pulsar Duke 200. Apa ya mau KTM yang punya nama lebih besar harus tunduk dibawah Bajaj yang notabene memiliki 39% sahamnya? sekuat itukah 39% itu?

Bajaj konsen ke Pulsar dan Avenger

Firasat saya, KTM Duke 200 akan dijual tersendiri dengan jaringan KTM, lepas dari bayang-bayang Bajaj. KTM akan membuat jaringan baru yang tidak terlalu banyak, hanya akan ada i kota-kota besar saja. Dengan iklan di TV yang lumayan banyak dan sering, baru kemudian KTM bisa membawa nama Bajaj sebagai dealer yang bisa didatangi untuk urusan beli motornya ataupun bengkelnya, khusunya untuk yang di daerah. Yang di kota, tetep di dealer KTM.

Bajaj sendiri untuk tahun 2012 akan lebih konsen pada Avenger dan pengembangan Pulsar versi 2012. Avenger akan dibawa bulan Maret 2012 (baca disini), sedangkan Pulsar yang baru akan dibawa beberapa bulan setelahnya, setelah penjualan Avenger dan Duke 200 mapan.

Soal berita generasi Pulsar 2012 memakai teknologi dan mesin KTM Duke ya mungkin saja. Bagi KTM, itu sih gak masalah, mo dijual murah ya gak papa, yang penting tetap dengan desain dan nama Bajaj, jadi gak akan merusak nama KTM. Nah, soal desain tentunya gak boleh mengarah ke desain Duke, tapi tetep harus berupa mirip Pulsar. Monoshock boleh dipake, mesin boleh dipake, tapi ciri khas Bajaj DTS-i apa juga mo diilangin? Kalo iya, berarti Bajaj yang gak punya identitas. Harusnya setiap pabrikan punya identitas yang berbeda dengan pabrikan lain dan tidak menghilangkannya hanya untuk jualan lebih banyak. Gak semua penyanyi itu harus gabung jadi boyband hanya agar disukai abege!

Wong soal injeksi aja Bajaj gak mau make, masak mau make mesin KTM 100% sih? kan sahamnya cuma 39%? Jika soal injeksi aja gak mau ikut-ikutan kenapa juga harus jual jatidiri DTS-i hanya demi jualan lebih banyak? Pabrikan yang langgeng adalah pabrikan yang punya jatidiri, begitu kira-kira.

Biarkan KTM Duke 200 berjalan sendiri, dengan harga yang pantas sesuai dengan spesifikasi. JIka mampu mengurangi biaya produksi, toh diturunkan sedikit ya gak masalah. Tapi dijual dengan harga murah, hanya demi mengikuti pemilik 39% saham? mbok ya jangan rendah diri!

Oya, jika PUlsar 2012 bener make mesin Duke 100% tanpa spec down tentunya harga Pulsar lah yang harus dinaikkan, bukan harga Duke yang dibikin murah. Pulsar bermesin Duke dihargai seharga motor Jepang, rasanya bisa diterima. Pulsar Duke 200 (bermesin Duke 200, desain dan lainnya khas Pulsar) dihargai sama dengan HOnda Tiger, 25 juta, ini baru bisa…..

Sekian. Itu saja!

NB: tapi sebagai konsumen, harga makin murah sih makin seneng aja….

 

 
18 Komentar

Ditulis oleh pada 18 Desember 2011 in goblog

 

Tag: , , , , , , ,

Berapa harga Suzuki GW250?

Kepastian meluncurnya Suzuki Inazuma GW 250 tahun depan telah dinyatakan oleh SIS sebagai ATPM Suzuki di negeri ini. Kepastian waktunya pun jelas, semester pertama 2012. Namun, harganya akan selalu menjadi tanda tanya sebelum motor ini jelas-jelas diluncurkan. Berbagai spekulasi bisa saja dibuat, namun keputusan ada di tangan SIS. Spekulasi dilakukan bagi yang mau meminangnya, yang mengamati spesifikasinya, atau juga malah yang meremehkannya.

Dan berikut, spekulasi harga menurut saya:

Sebelum melakukan spekulasi harga, berikut akan saya sampaikan beberapa hal, sebut saja kekurangan yang akan berefek menaikkan harga dan beberapa kelebihan yang akan berpengaruh pada rendahnya harga Suzuki GW250 di mata saya. Hal-hal itulah yang akan mempengaruhi harga GW250 nantinya, apakah akan naik atau turun dari harga psikologis 40juta.

1. Kekurangan

1.1. Nama besar Suzuki dan Thunder 250

Meski di Indonesia hanya menempati posisi ke-3 dalam penjualan motor, namun kiprahnya selama ini membuktikan bahwa motor-motor Suzuki diterima masyarakat. Tak ayal, produk2 Suzuki bukanlah produk kelas dua, namun termasuk produk kualitas terbaik. Kalahnya penjualan hanyalah masalah strategi pemasaran dan keberuntungan semata, bukan terletak pada kekalahan produk. Motor-motor Suzuki dikenal sangat berkualitas, sebut saja FXR, Thunder, dan Shogun sangat dikenal di masayarakat kita.

GW250 bukanlah motor sport tourung 250cc pertama di Indonesia, bakal kehadirannya telah didahului Thunder 250 yang sampai sekarang masih menjadi primadona para hobies. Thunder250 menjadi sport touring yang cukup membuat para bikers (touringers) motor sport terpesona.

1.2.Spesifikasi

2-silinder dengan kemampuan memuntahkan tenaga hingga 26hp, serta torsi 22 Nm tentunya memberi kesan mantab bagi para bikers. motor 250cc dengan mesin 2-silinder di tanah air baru dihuni oleh Kawasaki NInja 250, yang man sangat berbeda peruntukannya, karena Ninja adalah sport berfairing sedang GW adalah sport touring.

Dengan desain sport touring, yang berbeda dengan 2 motor 250cc pendahulunya tentunya akan mempengaruhi para penyuka touring yang belum mampu beli moge. Cukuplah motor 250cc, wong sudah 2-silinder juga…

Dengan spesifikasi yang ada, tentunya belum ada motor sport touring lain (selain moge tentunya) yang bisa ngalahin kegagahannya, bahkan si Legenda Honda Tiger pun tak terlihat sebanding…

1.3. Jumlah produksi

Seperti disebutkan di otomotifnet, Indonesia hanya kebagian 200 hingga 300 unit GW250 per bulannya. Ini tentunya akan berpengaruh pada harga jualnya. JIka SIS hanya akan menjual sedikit, tentunya bakal di hargai mahal, untuk mengejar untung gedhe. Sebaliknya, jika mnegjar untung dari kuantitas penjualan barulah bisa GW250 dijual murah.

1.4.Satu-satunya sport touring 250cc 2-silinder, yang bisa dijadikan flagship Suzuki

Keuntungan first mover ada disini. Sbegai pemain pertama di segmen ioni tentunya memberi keuntungan tersendiri, apalagi Suzuki juga dah pengalaman dengan Thunder 250. Gw250 dapat dijadikan flagship motor kecil bagi Suzuki.

2. Kelebihan

2.1. Basis produksi di China

Semua orang juga tahu, bahwa China adalah asal dari segala barang murah, dcari mulai peniti, mainan anak-anak, pakaian bahkan motor pun yang asalnya China pasti dijual murah. Dengan di produksi di China, tentunya biaya produksi si Baby B-King ini juga bisa ditekan serendah mungkin.

2.2. Suzuki bukan penguasa pasar di Indonesia

Suzuki bukanlah penguasa pasar motor di Indonesia, jadi strategi harganya tentunya akan sangat terpengaruh harga para kompetitornya, khususnya dengan pabrikan yang lebih tinggi market share-nya, Honda dan Yamaha. Yamaha memang tidak punya motor sport 250cc, namun dengan Scorpio 225cc yang dihargai di kisaran harga 23 juta tentunya sedikit banyak juga berpengaruh, meskipun tidak signifikan.

Sedangkan Hoinda mempunyai CBR 250R, yang berada di harga 39,9 dan 46 juta. Meskipun spesifikasi CBR 250R adalah inferior dibanding GW250, namun CBR 250R itu dibawa Honda, sang penguasa pasar. tentunya tak mudah bagi Suzuki merebut konsumen setia HOnda.

2.3. Thunder 250 hanya dihargai sedikit diatas Honda TIger (perbandingan dengan sport touring lain)

Pada saatnya dulu, Thunder 250 dihargai 25 juta, sedangkan saat itu HOnda Tiger yang hanya 200cc dihargai sekitar 20juta, dan itupun penjualan Thunder masih kalah jauh dibanding Tiger, so jika saat ini Tiger masih dihargai 25jutam, tentunya harga GW250 yang 40 juta akan terlihat terlalu mahal.

2.4. Pengalaman susahnya sparepart Thunder 250 (aftersales)

Mungkin karena penjualannya yang hanya sedikit, sparepart Thunder GSX 250 saat ini sangat sulit dicarinya, kalopun ada sangatlah mahal. Hal ini tentu akan berpengaruh pada keinginan beli konsumen terhadap penerusnya, GW 250. Konsumen tentu takut jika GW250 nantinya akan bernasib sama dengan GSX 250. Sparepart susah dicari, mahal pula.

Namun, jika SUzuki serius dengan GW250nya, tentu bisa dilihat pula dengan perkembangan layanan aftersalesnya, bukan hanya masalah sparepart, tapi juga masalah keberadaan bengkel yang masih jauh dari sekitar rumah hingga pemasaran yang belum menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

2.5. Kasus Satria F 150

Awal kemunculan Satria F adalah dengan import secara CBU, kemudian di CKD-kan, dan sekarang sudah diproduksi dalam negeri.

Hal ini bisa saja terjadi pada kasus GW250 ke depan. JIka motor ini laris manis dan permintaan terus meningkat, maka produksi dalam negeri bukanlah kemustahilan. Yang penting disini adalah jika memang ada niat itu tentunya harga GW250 tidak akan mahal. Jika kualitas terbukti tentu harga akan mengikuti seiring waktu. Layaknya kasus Satria F yang semula harganya di kisaran bebek macam Jupiter MX sekarang sudah naik kelas mendekati harga motor sport macam NMP dan Byson.

2.6. Niat Suzuki menaikkan target penjualan total.

Suzuki berniat menaikkan target penjualannya, yang semula 530ribu di 2011, tahun 2012 ditargetkan bisa menjual 700ribu, so penjualannya harus didukung dari semua lini produk, diantaranya dari GW250 ini harus juga terjual dalam jumalh yang banyak, tidak sekdar menjadi flagship semata.

Berdasarkan beberapa faktor diatas, saya pikir harganya tidak akan menyentuh akan 40juta.

Sementara itu saja.

NB: berapapun harganya, saya tetep naksir motor ini, tapi kalo kemahalan ya bakalan gak mampu beli lah.

 
11 Komentar

Ditulis oleh pada 16 Desember 2011 in goblog, motor, otomotif

 

Tag: , , , , ,

Menelisik kembali harga CBR150R

gambarnya mbahnya si bi er aja lah!

Seperti sudah disebutkan oleh otomotifnet bahwa CBR 150R akan dilaunching di sebuah hotel di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, yang akan dilanjutkan dengan sesi test ride untuk wartawan di sirkuit Sentul International pada hari Kamis 30 Juni 2011 sebentar lagi.

Kepastian tanggal dan tempat sudah didapatkan bagi para calon peminang ni mongtor, tapi kejelasan banderol harga belum ada. So, saya cuma ingin mencoba mengingatkan kembali kemungkinan harga ni mongtor… sesuai hitung-hitungan saya sebelumnya dan juga hitungan ganang...

Nah, dari hitung-hitungan saya dan ganang, diperoleh prediksi harga CBR 150R pada kisaran 30,7 juta jika diimpor secara CBU, dan pada harga 25,3 juta jika diimpor secara CKD.

Melihat rencana AHM yang ingin menCKD-kan CBR 150R setelah terlebih dahulu diCBU-kan selama beberapa bulan, maka dapat diyakini bahwa harga CBR 150R tidak mungkin memakai banderol harga CBU, karena konsumen tentunya takut jika nantinya harganya akan diturunkan begitu mongtor sudah diCKD-in.

So, jelas sudah harga CBR pada saat launching nanti adalah harga CBR jika diimpor secara CKD, yang menurut hitungan saya dan ganang ada dikisaran 25 jutaan. Namun, harga ini adalah harga yang 100 persen CKD, padahal import pertamanya besok adalah secara CBU…jadi AHM takkan memakai harga CKD secara sepenuhnya, yo dinaikkan sedikit lah biar saat impor CBU untungnya masih lumayan…. dan pas impor CKD untungnya lebih gedhe dan bisa memulihkan keuntungan sebelumnyah saat masih impor CBU…

Dari sini, bisa saya yakinkan bahwa harga CBR akan diatas 25 juta, tapi jelas jauh dibawah angka 30 juta….

Perkiraan saya sih dikisaran 26 – 27 juta…. mengerucut dari berita Kompas yang dikisaran 25-28 juta…

Nah, yang jadi msalah…setelah terpakenya sebagian anggaran beli motor beberapa waktu yang lalu, masih sanggupkah saya beli motor ini saat-saat ini………. atau saya harus nabung lagi dulu?

Itu saja.

NB: ganang udah siap-siap make si Michael kalo saya jadi ganti motor…. jualan kaos oblongnya laris katanyah….

 
12 Komentar

Ditulis oleh pada 23 Juni 2011 in goblog, motor, otomotif

 

Tag: , , ,

Harga Piaggio Liberty 100 Karburator belum jelas, kenapa?

gendut euy diliat dari blakang....

Berdasarkan berita yang saya baca di kompas otomotif, Piaggio Indonesia akan mengeluarkan 5 produknya dengan memamerkannya di acara PRJ 2011 yang dimulai besok kamis tanggal 9 Juni 2011. Namun dari kelima produk tersebut, PT Piaggio Indonesia baru menyebutkan harga off the road dari 4 produk.

berikut produk2 tersebut dengan harga off the road dan itung2an saya untuk harga on the roadnya

 

Nah, bisa dilihat tho kalo harganya berkisar antara 12jutaan hingga 24 jutaan. namun, harga Liberty 100 Karburator belum jelas. Lha kenapa?

Berikut analisanya menurut saya, Harga varian ini akan diseuaikan dengan harga kompetitornya dari pabrikan jepang. Yang jelas harganya berada di tengah2 antara harga Zip dan liberty 15O. diperlukan kalkulasi untuk menghitung harga atas selisih 50cc dari liberty 100 dan liberty 100, juga selisih antara penggunaan injeksi dengan yang masih karburator.

zip dan liberty

PT PI mau melihat reaksi konsumen terlebih dahulu dengan merilis harga produk2 lainnya. PT PI masih bingung dimana harga Liberty 100 akan dibenturkan dengan produk pabrikan Jepang. bakal disenggolkan dengan Vario atau naik ke harga di kelas diatasnya. kalo cuma ngandelin nama dbesar aja apa bakal mampu mendulang penjualan besar di varian Liberty 100 ini?

Jika disenggolkan dengan produk kompetitor macam Vario ya harganya di kisaran 15jutaan on the road lho ini), tapi kalo berani di atasnya ya berarti untuk mendulang pejualan yang besar cuma bakal bertumpu pada si Zip aja karena penjualan matic terbesar masih dikisaran harga 11-13juta dan pangsa pasar matic di negeri ini kan gak begitu besar kalo di atas harga 15juta, ya tho?

Nah, lha akhirnya berapa harganya coba? apa bakal dibawah 15juta atau jauh diatasnya?

bagaimana menurut sampeyan?

Itu saja!

NB: belum liat wujudnya Liberty, so belum jelas bakal gimana kiprahnya….

 
16 Komentar

Ditulis oleh pada 6 Juni 2011 in motor

 

Tag: , , , ,

Honda All New Tiger vs Honda CBR 150R

Bukan mo ngomparasikan, apalagi mbandingin saat balapan, tapi cuma mo nyoba ngitung-itung berapa pantasnya harga CBR 150R dan harga All New Tiger nantinya…

Ada 2 hal yang perlu dicermati tentang rencana AHM menelurkan CBR150R, dan rencananya untuk mengupgrade Honda Tiger.

Pertama, rencana AHM untuk menCKDkan CBR 150R setelah diawal-awal bakal diiimpor secara CBU. Kedua, rencana AHM dalam mengupgrade Honda Tiger dengan kubikasi mesin yang belum diputuskan apakah tetap 200 cc atau dinaikkan menjadi 225cc.

Dari dua hal tersebut, saya memikirkan beberapa hal

  1. CBR 150R adalah produk adik si CBR 250R yang secara spesifikasi sangat jauh berbeda, so dasar harganya gak harus ngeliat dari banderol harga si kakak
  2. Honda CBR150R pada dasarnya bertarung dengan produk Yamaha yaitu dengan R15 yang notabene adalah V-ixion berfairing yang dibenderol oleh Yamaha pada 21juta
  3. HOnda Tiger yang akan diupgrade menjadi Honda All New Tiger adalah flagship Honda Indonesia disegmen naked bike, so sebagai flagship banyak hal seharusnya disematkan ditubuhnya, khususnya untuk fitur2 yang ada di sang adik (NMP) harus ada atau harus lebih baik/banyak di tubuh si Tigor ini
  4. Kompetitor Honda Tiger adalah Yamaha New Scorpio Z yang sudah 225ccnya, so sebaiknya All New Tiger dengan banderol harga yang lebih tinggi dari Scorpio, tentunya displacementnya minimal samalah.
  5. Ada isu bahwa Yamaha (YMKI) akan mengupgrade Scorpio dengan menggunakan mesin 250cc.

Dari beberapa hal diatas, saya mencoba mengira-ira harga kedua motor diatas, dan ketemu diangka 25juta untuk CBR150R dan 28juta untuk si All New Tiger 225cc. Lha dasarnya apa?

  • CBR150R head to head dengan R15, so jika Yamaha mengupgrade V-ixion menjadi R15, harganya gak bakal terlalu jauh dengan harga V-ixion yang 21 juta, ya dikisaran 24jutalah…jadi harga CBR150R diangka 25juta sudahlah benar.
  • Harga All new Tiger diangka 28 juta berdasarkan kedudukannnya sebagai flagship serta untuk mengantisipasi Scorpio 250cc, sehingga jika Honda akan mengeluarakan 250cc naked bike masih punya rentang harga dikisaran 30juta lebih dikit.

melihat rencana AHM saat ini, begini spekulasinya:

  1. CBR 150 bakal dibandrol diharga 29 jutaan pada saat awal kemunculannya yang CBU.
  2. CBR 150 bakal diturunkan harganya jika sudah di CKD sambil nungguin All New Tiger keluar.
  3. All new Tiger akan keluar sesaat sesudah atau sebelum keluar si Scorpio,
  4. jika si Pio keluar dengan dengan 250cc, maka si Tigy bakal dengan 225cc (minimal) dengan harga dikisaran 28juta itu, tapi jika Tigy keluar 250cc, maka dikisaran 30juta awal. so Harga CBR di25juta hasil CKD sudah pas
  5. sedang kalo Pio dengan 225cc, harga Tigy tetap di 28juta dengan 225cc, atau 25-26juta dengan 200cc. Tapi jika Tigy harganya tetap, maka CBR150 pun akan tetap di 29juta meskipun diCKD.
  6. Jika Yamaha juga mengeluarkan R15, maka skenario harganya juga bakal makin pusing. menurut saya R15 gak bakal jauh harganya dikisaran 24-25 juta, so jika harga CBR 150R di 29juta, dan Tiger di 25juta, maka  penjualan R15 bakalan moncer. Hal ini dapat diantisipasi AHM dengan menCKDkan CBR150 R sehingga harga bisa diturunkan hingga 25jutaan. sedang Tigy dan Pio bakal dibiarkan bertarung sendiri dikisaran harga diatasnya atau tetap diharga lama.
  7. Namun jika R15 dijual dikisaran harga di kisaran 26-28juta, maka harga CBR akan tetap diksaran harga 29jutaan. trus Tigy dan Pio dibiarkan bertarung sendiri dikisaran 25juta (dan tentunya menggunakan mesin 200 hingga 225cc saja)

Intinya, harga keempat motor itu akan saling terkait. kemungkinan terbesar ya CBR di 29juta, R15 di 27juta, sedang Tigy dan Pio diharga dan cc yang sekarang.

Begitu saja!

NB: pusing euy…

 
23 Komentar

Ditulis oleh pada 9 Mei 2011 in goblog, motor, otomotif

 

Tag: , , , , , , , , , , ,

Analisa Harga Motor Sport dari India (termasuk prediksi harga YZF R15)

Seiring makin banyaknya motor asal India, baik yang didatangkan oleh ATPM Jepang maupun yang datang dan mengembangkan merknya sendiri, saya jadi ingin mereka-reka pricing strategy yang diterapkan oleh ATPM-ATPM tersebut.

Analisa yang saya lakukan hanya berdasarkan konsep multiplikasi tanpa melihat unsur2 yang lebih detil, hanya sekedar membandingkan harga suatu unit motor sport yang dijual disini dan tentunya juga dijual disana.

Dalam hitung2an diatas bebrapa asumsi saya buat, diantaranya:

  1. Harga Unicorn Dazzler saya lihat dari sini, sedangkan yang lainnya dari sini
  2. Kurs rupiah-rupee saya ambil dari sini pada tanggal 24 April 2011
  3. Harga Indonesia adalah harga on the road Jakarta per 24 April 2011
  4. Cara masuk ke Indonesia untuk masing2 motor yang sudah jelas misalnya Pulsar series dan Apache
  5. Cara masuk ke Indonesia untuk yang lainnya saya asumsikan diproduksi dalam negeri dengan beberapa part diimport dari India, saya tulis sebagai Produksi/CKD. Hal ini semata karena ketidaktahuan saya apakah semua part diproduksi dalam negeri atau ada yang sebagian diimport, tapi pada dasarnya adalah diproduksi.
  6. Saya tidak memperhatikan cara masuk tersebut dalam hitungan, meskipun sebenarnya dengan masuk ke Indonesia dari India dengan CBU terkena Bea Masuk 20% (tariff MFN), CKD terkena  Bea Masuk 10% (tariff MFN), dan produksi dalam negeri terkena PPh Pasal 22 atas penjualan hasil produksi sebesar 0,45%. Semua ini dikesampingkan.
  7. gambar motor diambil dari berbagai sumber.

Langsung saja ya…

1. Honda New Mega Pro/CB Dazzler

Harga NMP di Indonesia berada jauh diatas harga CB Dazzler di India, padahal pada dasarnya motor ini adalah sama. Multiplikasinya mencapai 1,41 kali. Dari sini sebenarnya bisa dibilang kalo motor ini dijual terlalu mahal di Indonesia, atau bisa juga dijual terlalu murah di India.

Padahal kalo dilihat cara masuknya yang diproduksi sendiri dengan kemungkinan ada beberapa part saja yang diimpor dari India, seharusnya harganya bisa lebih murah dari pada yang didatangkan ke Indonesia dengan CBU ataupun CKD.

Hal ini terjadi mungkin karena brand Honda yang lebih dipercaya oleh konsumen di Indonesia, sehingga soal harga bisa ditentukan semaunya.

2. Pulsar series

Dalam kasus Pulsar Series dimana ketiga motor diatas didatangkan dengan CBU, tapi dijual dengan harga yang bisa dibilang murah mungkin karena sebagai pemain baru harus berusaha menancapkan kepercayaan konsumen dulu, ATPM Bajaj mencoba menjaring calon konsumen kelas dibawahnya agar membeli motor sport yang seharga dengan motor bebek dan matik. Apalagi jika melihat bahwa harga Pulsar series diawal kemunculannya cukup bisa dibilang mahal, namun kemudian diturunkan harganya untuk mencoba mencari pasar baru.

diimpor CBU, tapi masih murah, kenapa ya?

Pada awalnya Bajaj mungkin Cuma pengen jualan saja sehingga berusaha mencari untung cepat dan banyak dengan memakai harga mahal. Setelah produknya bisa diterima, maka ATPM Bajaj baru serius menggarap pasar Pulsar di Indonesia dengan menurunkan harga dan mendatangkan varian terbaiknya P220.

Dari hitungan diatas, sebenarnya dapat dilihat bahwa multiplikasi harga Pulsar 180 adalah yang paling kecil, sehingga bisa dibilang P180 lah yang bisa dibilang paling murah, mungkin jika dihitung dengan memasukkan unsur pajak, maka keuntungan atas motor ini di jual di Indonesia bisa lebih kecil dari keuntungan atas penjualan motor ini di negeri asalnya.

Dan atas Pulsar 135 LS sepertinya ATPM Bajaj ingin mendapat untung yang besar karena pada dasarnya motor inilah yang paling cocok dengan kondisi Indonesia khususnya Jabodetabek yang sering macet, sehingga diharpkan akan terjual dalam jumlah yang banyak.

3. TVS Apache

Pabrikan TVS sepertinya lebih realistis dalam bersaing dengan produk Jepang di Indonesia, bisa dilihat dari multiplikasinya dimana secara umum lebih rendah dari pabrikan Jepang tapi lebih tinggi dari Bajaj padahal TVS didatangkan secara CKD.

Namun, tentunya dengan harga yang ditetapkan di Indonesia sebesar tersebut keuntungan TVS sepertinya tidak terlalu besar, namun juga tidak terlalu kecil sehingga akan gulung tikar. Dengan dibangunnya pabrik perakitan di Indonesia berarti dengan keuntungan yang lebih kecil dari pabrikan Jepang saja, TVS mampu bertumbuh dan yakin akan mengembangkan pangsa pasarnya di Indonesia.

4. Yamaha FZ-16/Byson

Pada dasarnya hampir sama dengan NMP sebagai sesame pabrikan Jepang yang besar yang jualan baik di India maupun di Indonesia.Yang agak lucu adalah bahwa harga Byson disini lebih mahal daripada harga FZ 16 di India. Soal ini sepertinya Yamaha merasa bahwa desain Byson bisa lebih diterima oleh konsumen Indonseia daripada NMP. Meskipun pada kenyataannya jumlah penjualannya kalah dari NMP.

Atau mungkin juga karena Yamaha tak ingin menjual Byson dalam jumlah yang banyak, so dihargai mahal juga gak masalah, mungkin begitu pikirnya.

5. Yamaha YZF R15

Harga untuk motor ini belum jelas, karena bahkan YMKI sendiri belum memutuskan apakah akan mendatangkan motor ini atau tidak. YMKI masih menghitung-hitung besarnya kerugian akibat muncullnya Honda CBR 150R yang akan dirilis Juni ini dengan potensi keuntungan jika memang akan merilis R15 ini.

Kalopun jadi dirilis, tentu YMKI berharap akan mendapat keuntungan yang besar, mungkin jika dilihat dengan hitung2an diatas YMKI berharap bisa memakai multiplikasi Yamaha Byson yang sebesar 1,48 atau lebih besar. namun itu berarti harga R15 akan berkisar pada 29juta. Tentu ini akan menjadi polemic tersendiri, sehingga bagaimanapun jadi tidaknya motor ini dirilis akan sangat tergantung dari patokan harga yang dibuat Honda atas CBR150.

Jadi, jika CBR 150 dijual dibawah harga 29juta, maka saya yakin YMKI masih akan lama mengeluarkan R15, karena disatu sisi tidak mungkin YMKI memasang harga lebih mahal R15 lebih mahal dari CBR150 dan disisi lain kalo dijual dibawah harga 29juta keuntungan yang diperoleh akan lebih rendah daripada jualan Byson, so YMKI tentu akan lebih suka untuk memproduksi dan jualan Byson dong wong untungnya lebih gede.

Namun, meskipun begitu melihat itung2an diatas masih mungkin juga kalo R15 akan dijual diharga 23 hingga 29 juta, dibawah harga CBR 150 yang sesuai hitungan saya sebelumnya disini berkisar antara 25 hingga 30 juta.

Itu saja.

NB: ganang pikir YMKI lebih suka jualan V-ixion daripada R15, meskipun dasarnya sama tapi tetep saja beda kalo untungnya lebih besar V-ixion….

 
29 Komentar

Ditulis oleh pada 25 April 2011 in motor, otomotif, Umum

 

Tag: , , , , , , , , , ,

Ganang Ngitung-itung Harga CBR 150 R

Oke. Sebelumnya saya mau bilang bahwa ini adalah itung-itungannya ganang, bukan saya. Saya cuma diminta untuk ngepos tulisan berikut:

#####

Honda_CBR150R_FI

Yang pertama kita harus ngitung dulu pada dasarnya AHM itu ngambil untung dari setiap motor itu berapa persen sih? Untuk itu diperlukan data HPP (harga pokok penjualan) dari salah satu produknya. Dan menurut info yang saya peroleh, HPP Supra X 125 SW adalah sekitar 7,6 juta hingga 7,9 juta. oke, kalo begitu kita mulai. Dengan dasar harga jual Supra X 125 SW sebesar 14,365.000, maka diperoleh keuntungan AHM sekitar 30%, berikut itung-itungannya

Dari sini kita mencoba menghitung berapa perbandingan harga jual motor yang diimpor AHM dari Thailand dalam bentuk CKD dan CBU. Ini untuk mengetahui harga CBR 150 R jika diimpor dalam bentuk CKD maupun jika diimpor dalam bentuk CBU. Dalam menghitung, saya memakai beberapa asumsi, diantaranya

HPP saya asumsikan sebesar 9,2 untuk yang CBU dan sebesar 7 untuk yang CKD( ditambah biaya rakit sebesar 2,2 yang dikeluarkan di Indonesia), biaya angkut dan asuransi juga saya asumsikan sebsar 1% karena saya tidak tahu kenyataannya.

Dan itung-itungannya jika memakai tingkat keuntungan sebesar 30% adalah sbb:

Dapat dilihat bahwa percentase harga jual(sebelum pajak) antara motor impor CKD dengan CBU adalah sebesar 84,12%. Tapi ini semua sebelum pajak, jika sudah dihitung pajaknya, prosentase akan dapat berubah karena pajak dikenakan atas harga jual ke konsumen bukan atas harga jual sebelum pajak.

Oke, selanjutnya kita ngitung harga jual CBR 150 R yang diimpor CBU dengan dasar harga Thailand dan dengan memakai prosentase keuntungan dari kakaknya, Yaitu CBR 250 R ABS. Memakai harga CBR 250 R ABS dan bukan yang non-ABS adlah agar hasil hitungannya dapat dijadikan patokan harga jual maksimum di Indonesia.

Dalam menghitung ini, asumsi-asumsi tetap digunakan, diantaranya

  • kurs sebesar Rp300/bath,
  • atas ekspor yang dilakukan dithailand dikenai VAT (PPN) sebsar 10% lebih rendah (seperti yang berlaku di Indonesia, tarif PPN 10% dan tarif PPN ekspor 0%)
  • Honda Thailand mengurangi keuntungannya sebsar 20% karena motor dijual kepada sesama HOnda (Honda Thailand tentu mempunyai harga khusus jika jual motor dengan Honda Indonesia/AHM)
  • Kuantitas impor saya pakai 1 agar memudahkan itungan
  • biaya angkut dan asuransi sebesar 1%
  • biaya administrasi dan penjualan di Indonesia juga sebesar 1%

Dari hasil hitung-hitungan diperoleh prosentase laba/keuntungan AHM atas CBR 250R ABS adalah sebesar 22,72 % dari harga jualnya di Thailand(yang telah dirupiahkan),  sebesar 21,26% untuk CBR 250R non-ABS dan sebesar 37,33% untuk PCX 125.

Dengan memakai prosentase 22,72% didapat laba AHM sebesar Rp 5.179.754,- sehingga harga jual sebelum pajak sebesar Rp24.018.961 (5.179.754 + 18.839.207 hasil itungan HPP di Indonesia setelah diimpor). Dan setelah diitung pajaknya, diperoleh harga jual konsumen sebesar Rp30.597.403,- Inilah harga perkiraan maksimal saya jika CBR 150 R diimpor dalam bentuk CBU. Bagaimana jika diimpor dalam bentuk CKD?

Berdasarkan itung-itungan sebelumnya, didapat persentase harga jual(sebelum pajak) antara motor impor CKD dengan CBU adalah sebesar 84,12%. Dari sini dapat diperoleh harga jual sebelum pajak motor impor CKD, yaitu Rp 20.225.237,-. Dan setelah diperhitungkan dengan pajak, harganya menjadi Rp.25.764.748,- Nah ini dia perkiraan harga maksimal CBR 150 R jika diimpor dalam bentuk CKD.

Yang perlu ditanyakan sekarang adalah akankah CBR 150 R diimpor secara CKD? sepertinya tidak. Sinyalemen yang ada sekarang menunjukkan bahwa CBR 150 R akan diimpor dalam bentuk CBU, so bagi yang pengen beli siapkan saja uang 30 juta, dan saya yakin uang itu sudah cukup untuk menebusnya.

####

Nah, begitu lah tulisan yang dibuat oleh ganang. mengenai benar tidaknya sebaiknya tanyakan kepada ganang saja, semoga dia mau menjawab. Wong saya saja nanya belum dijawab kok. Padahal pertanyaan sya cuma simpel, lha kok diitung-itungan diatas satu motor bisa kena PPN 2kali? pas impor ma pas jual, apa memang benar demikian….saya baru mo crosschek ke Subdit Peraturan PPN besok kalo inget.

NB: belum ada.

 
37 Komentar

Ditulis oleh pada 16 April 2011 in goblog, motor, otomotif, pajak

 

Tag: , , , , , , , , , , , , ,