RSS

Arsip Tag: Minerva

Motor-motor sport yang ditunggu di 2012!

Tahun 2012 adalah tahunnya perang motor sport di Indonesia. Kenapa? liat saja sendiri

Honda

Seperti yang sudah saya sebutkan bahwa Honda tahun depan rencananya akan mengeluarkan 3 varian motor sport baru, apa saja? bisa dilihat disini.

Yamaha

Sepertinya Yamaha masih bangga dengan ketiga motor sportnya yang saat ini menguasai pasar. Byson, Scorpio dan V-ixion belum terkalahkan, sampai-sampai harapan konsumen untuk lahirnya R15 pun ditolak ma YMKI. Kenapa coba? nanti bisa dibahas sendiri lah kalo sempet.

istri suka Byson biru....

Intinya, belum ada rencana apa-apa dari Yamaha terkait motor sport baru untuk tahun depan. Jadi, bagi para FBY ya puas-puas dululah dengan 3 pilihan motor sportnya.

Suzuki

Yup, Suzuki sudah jelas akan menelurkan si Baby B-King, Gw 250 alias Inazuma pada semester pertama 2012. Motor ini akan diimpor secara CBU dari China. Kabar terakhir menyebutkan kalo motor ini bakal dibanderol di kisaran 40 jutaan… Lah mahalnya….. kayaknya gak mampu beli nih, padahal dah pengeeen sangat!

Nungguin ni mongtor rasanya lama, gara-gara terlalu pengen, tapi eh…harganya gak nguatin… Meskipun rasa-rasanya harga pasnya ya segitu tapi kalo mikirin isi kantong kok rasanya gak bakal kebeli ya…..

Nasib…nasib….

Oke, kembali ke Suzuki, apa dengan motor ini saja sudah akan cukup menggaet pembeli yang banyak? hmmmm….kalo ini sih sepertinya bakal sangat tergantung harga… Apalagi Suzuki cuma punya 1 produk motor sport saat ini, hanya si Thunder 125 yang dijual di kisaran 15 jutaan, so kalo GW 250 dibanderol 40 jutaan ya bakal jauh banget lah….

So, Suzuki harus juga ngeluarin produk lain, khusunya di kelas 150cc, biar makin seru…. ya gak harus 2012, 2013 juga gak masalah lah….

Spesifikasi Suzuki GW250

Panjang: 2.145 mm
Lebar: 760 mm
Tinggi: 1.075 mm
Jarak sumbu roda: 1.430 mm
Jarak terendah ke Tanah: 165 mm
Berat kosong: 173 kg

Mesin: 2 silinder SOHC
Diameter x Langkah: 53,5 mm x 55,2 mm
Kapasitas silinder: 248 cc
Kompresi: 11,5:1
Sistem Bahan Bakar: Injeksi
Tenaga maksimum: 18 kW @ 8.500 rpm
Torsi maksimum: 22 Nm @ 6.500 rpm

Kapasitas tanki: 14 L
Diameter disk brake depan: 290 mm
Diameter disk brake belakang: 240 mm
Ban depan: 110/80-17M/C 57H
Ban belakang: 140/70-17M/C 66H

Minerva

Seperti sudah di tulis tmcblog, bahwa Minerva juga sudah menyiapkan nakedbike 150cc baru dengan sasis teralis dan mesin si R150VX, dan katanya bakal dibanderol di bawah 15 jutaan…nih mongtor juga bisa jadi pilihan buat para penggemar motor sport murah meriah….

Selain harga murah dan desain yang lebih “nggaya” saya sih kurang tertarik, tapi ya selera tiap orang kan beda, jadi ya silakan saja… Nih mongtor bisa jadi pilihan bagi yang nyari motor sport tahun depan, karena kabarnya bakal dirilis awal 2012 juga….so tunggu aja

Bajaj-KTM

Telah lama ditunggu si KTM Duke untuk lahir di negeri ini, akhirnya ada kepastian bakal diluncurkan di Indonesia di 2012, meski masih berseliweran kabar apakah bakal 200cc atau 150cc atau malah 250cc….

Tapi jika melihat speknya yang bilang bahwa Duke 200 tenaganya mpe 25,52 bhp dan torsinya 20Nm ya rasa-rasanya cukuplah kalo yang dibawa di marih yang 200cc ajah, lagipula biar harganya gak mahal-mahal juga…

gambarnya duke 125 sajalah

gambarnya duke 125 sajalah

Sebagai perbandingan, NMP di India dijual 12jutaan tapi disini 19jutaan. Nah kalo kabarnya Duke 200 di India bakal dijual 27 jutaan kan di marih bisa dijual di kisaran 35-40 jutaan…. masih banyak lah yang mau beli, meskipun jelas bukan saya….

KTM Duke 200 Specifications

Engine: 200 cc, Single-cylinder, liquid-cooled, 4-stroke
Power: 25.51 BHP @ 10000 RPM
Torque: 20 Nm @ 8000 RPM
0 – 100 kmph: 6.5 seconds (est.)
Top Speed: 150 kmph (est.)
Gearbox: 6-speed
Kerb weight: 137 kg
Wheelbase: 1361 mm
Ground Clearance: 170 mm
Fuel Tank capacity: 10.5 litres
Suspension: USD Telescopic forks (front), Adjustable monoshock, alloy swingarm (rear)
Brake: 300 mm (front), 230 mm (rear)
Tires: 110 x 17/17 (front), 150 x 17 (rear)

Next Bajaj Pulsar

Selain KTM duke, BAI ada niatan juga buat make teknologi KTM untuk varian pulsar, seperti yang bisa dilihat di spy shoot – spy shoot yang akhir-akhir ini beredar di dunia maya. Belum ada spesifikasi jelas atau pun tampilan resminya, tapi dari spyshoot tadi jelas terlihat kalo mesinnya pake punya KTM, begitu juga monoshock belakang, tapi tampang generasi Pulsarnya masih jelas…

Yang perlu dipertanyakan, nih mongtor masih bakal make embel-embel DTS-i gak ya?

Kawasaki

Kalo Kawasaki tahun depan sih gak jelas mo ngeluarin apa, tapi yang jelas ER6N, ER6F dan ZX600R dah tinggal dibayar aja, gak lama lagi juga bakal dianter….

Tapi bagi saya nih mongtor gak masuk hitungan, wong harga termurahnya aja 99 juta je, mending tuku mobil…

Oya, kabarnya Kawasaki juga sedang mengembangkan NInja 150 4-tak…. belum jelas kapan tapi kalo pun 2012 pada gak nolak juga tho?

Hyosung

Kabarnya udah lumayan lama, tapi mpe hari ini Hyosung 250R belum dipasarkan juga. Dari prakiraan harga 36 juta, 39 juta bahkan diatas 40 jutaan dah lama keluar, tapi mongtornya kabarnya baru mo rilis di India Maret 2012, so di negeri ini bakal lebih cepet atau malah setelahnya?

Kok harus pake lama segala, bukannya dah ada pabriknya di Semarang?

 
28 Komentar

Ditulis oleh pada 24 November 2011 in goblog, motor, otomotif

 

Tag: , , , , , , , , , , ,

Mau motor sport berfairing 150cc? mending Minerva R150VX atau Viar VixR!

Sampeyan mau beli motor sport berfairing? dan selama ini terlanjur nungguin njebrolnya CBR 150R?

Setelah rilis kok banderolnya yang 33juta kemahalan banget dan nguawur itu, saya sarankan sebaiknya pilih motor sport berfairing yang lain deh! Harga segitu saya rasa ndak worth it lah! lagian motor sport berfairing kan ndak cuma CBR 150R ini….masih ada yang lain…

Nih spek CBR 150R: CBR 150R dibekali mesin as tak, 150cc DOHC, silinder tunggal berpendingin cairan, plus auto fan dan twin tube frame. Tenaganya tercatat 13,1 kw pada 10.500 rpm serta torsi 12,66 Nm pada 8.500 rpm. Asupan bahan bakar sudah injeksi sehingga kadar emisi gas buang setara dengan euro2.

Dan dengan spek kayak gitu dijual dengan 33 juta, bandingkan dengan produk lain:

Minerva Sachs R150VX dibekali mesin 150cc SOHC, dapat menghasilkan tenaga hingga 13.5 PS/ 9.500 rpm dan torsi 10.5 Nm / 7000 rpm. lampu depan projection headlamp. Juga dilengkapi dengan oil cooler yang berfungsi untuk mempertahankan kinerja mesin dalam suhu panas dan advanced balancer shaft yang maksimal mengurangi getaran pada mesin.

Apalagi modelnya juga ada mirip2nya dengan CBR 150R yang lama. Dan mesinnya pun jauh lebih baik dari generasi pertamanya. Dan R150VX hanya dijual seharga 16,5 juta lho! Apa gak worth it banget tu?

spesifikasi lengkapnya bisa diliat dibawah ini.

Mau yang lebih murah? bisa juga tengok Viar VixR dibawah ini yang penampakannya jelas mirip banget dengan versi lawas CBR 150R, jadi meski kalah fresh, tapi kesan CBR juga tetep dapet. dan toh dengan harga 14,5juta sangat worth it lah untuk sebuah motor sport berfairing. Yang jelas lebih worth it daripada yang 33juta:

Nah, kalopun punya duit 33juta, saya rasa mending juga ngambil Ninja 150RR deh. Meski modelnya gak fresh kayak CBR, tapi kemampuannya dalm mengejar top speed tak diragukan lagi. Dan ini jelas lebih sport sejati daripada CBR 150R yang ngakunya real sport bike itu…

Dengan harga yang sama dan hanya kalah penampakan doang mah gak usah mikir lagi… kalo kemarin2 boleh mikir soalnya banderol harga kan masih mungkin dibawah, lha sekarang? jangan ngarepin deh AHM nurunin harga, so langsung bawa Ninja RR aja lah!

gambar dari otomotifnet.com

Nih spesifikasi lengkapnyah!

Type : 2-tak,crankcase reedvalve,SuperKIPS,HSAS
Diameter x Langkah : 59,0 x 54,4mm
Sistem Pendinginan : Pendinginan dengan air
Jumlah & Isi Silinder : Satu buah & 148cc
Perbandingan Kompresi : 6,8 : 1
Daya Maksimum : 22,1 KW ( 30,1 PS ) / 10.500 RPM
Torsi Maksimum : 21,6 Nm / 9.000 RPM
Karburator : Mikuni VM 28
Sistem Starter : Kick
Jumlah Transmisi : 6 speed, constant mesh, return shift
Tipe system reduksi primer : Gear
Rasio reduksi : 3,272 ( 72/22 )
Kopling : Wet, multi disc
Tipe Transmisi : 6 speed, constant mesh, return shift
Rasio Gigi : Ke-1    2.700 ( 27/10 )
Ke-2    1.706 ( 29/17 )
Ke-3    1.300 ( 26/20 )
Ke-4    1.090 ( 24/22 )
Ke-5    0.952 ( 20/21 )
Ke-6    0.863 ( 19/22 )
Tipe sistem final drive : Chain drive
Rasio reduksi : 3.000 ( 42/14 )
Drive rasio keseluruhan : 8.479 @ top gear
Sistem Pelumasan Oli : Oil Injection
Kapasitas Oli Samping : 1 liter
Kapasitas Oli Transmisi/Mesin : 0,87 liter
Knalpot / Muffler : Catalic Converter
Kapasitas Coolant : 1,3 liter
Suspensi Depan : Telescopic Fork Suspension
Suspensi Belakang : Monoshock Suspension
Rem Depan : Rem Cakram Twin Pot
Rem Belakang : Rem Cakram Twin Pot
Ban Depan : 90/90-17 49S Tube-type
Ban Belakang : 110/80-17 57S Tube-type
PanjangxlebarxTinggi : 1975mm x 719mm x 1090mm
Tinggi Tempat Duduk : 780mm
Jarak Poros Roda : 1.305mm
Jarak ke tanah : 145mm
Berat : 124,5 kg
Isi tangki bensin : 10,8 liter
Baterai : 12 V 4 Ah

Itu saja!

NB: gambar dari google, spek motor dari web masing2 (untuk spek Ninja RR dari data lama web-nya)

 
66 Komentar

Ditulis oleh pada 2 Juli 2011 in motor, otomotif

 

Tag: , , , ,

Euro3 2013: Siapkah pabrikan?

Seiring akan diterapkannya standar emisi gas buang Euro3 pada tahun 2013, semua pabrikan di negeri ini harus mempersiapkan diri untuk mengikuti segala ketentuannya. Karena dengan standar emisi Euro3 berarti, semua motor khususnya 4-tak harus sudah menggunakan sistem injeksi. Kalo yang masih pake karburator mungkin akan butuh penyesuaian yang lumayan. Nah, benarkah pabrikan2 di Indonesia telah siap? kita coba liat satu persatu

Anggota AISI:

Akhir tahun lalu disela2 JMCS, Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Gunadi Sindhunata, mengatakan, AISI dan anggotanya telah siap memaksimalkan efektivitas teknologi yang dikembangkan untuk menekan kerugian ekologis dan kerusakan lingkungan. Pelaku industri sepeda motor siap menjalankan standar emisi EURO III dan kebijakan lain yang berkaitan dengan penanggulangan dampak lingkungan seperti ambang batas kebisingan.

Menurutnya, seluruh pabrikan motor yang ada di Indonesia sebenarnya sudah siap untuk beranjak dari standar Euro2 ke Euro3 asalkan bahan bakar yang beredar sekarang kualitasnya meningkat. Sebab teknologi Euro3 dianggap akan sia-sia saja bila kualitas bahan bakar yang beredar sekarang masih jelek.

Jadi kendala kita Euro3 tidak bisa diproduksi kalau bahan bakarnya masih Euro2 seperti sekarang, takutnya ya mubaziir aja gitu. Oleh sebab itu, jika memang kondisi BBM masih jelek kualitasnya, produsen motor yang akan menampilkan produk yang lebih ramah lingkungan ke pasaran tentu menjadi lebih berat lagi.

Lha wong distribusi BBM sekelas Pertamax saja hingga kini baru mencakup 30 persen dari seluruh wilayah Indonesia. Terus gimana tempat lain? “Kalau pemerintah siap, kami bisa membuat motor dengan standar Euro3 pada tahun 2012 mendatang,” imbuhnya.

Lebih lanjut Gunadi menjelaskan bahwa peningkatan standar emisi menjadi Euro3 selain akan berdampak positif pada lingkungan juga dianggap memberi nilai lebih bagi industri. Sebab hampir semua produsen motor yang ada di Indonesia mengekspor produknya ke luar negeri. Nah dengan perbedaan standar antara Indonesia dengan negara tujuan ekspor yang rata-rata sudah menerapkan standar Euro3 ke atas ini, ongkos produksi untuk ekspor tentu akan jadi tinggi. Kalau bisa mendapatkan BBM yang cocok, produknya bisa ditrima ke arah itu. Jadi tidak ada perbedaan antara produk yang dipasarkan di dalam negeri dengan yang diekspor. Total produksi pun akan lebih efisien. Selama ini, setiap pabrik jadi harus punya dua alat. Satu alat untuk produksi standar Euro2, satu lagi Euro3 untuk ekspor. Ini kan tidak efisien

Nah, kita coba tilik satu2

Honda

Gak perlu diragukan lagi, sebagai pabrikan terbesar di Indonesia, Honda sudah jelas siap, terbukti dengan adanya Supra X 125 PGM-FI. Saya tidak jelas apakah ni mongtor sudah memenuhi standar Euro3, tapi dengan sudah injeksinya ni mongtor, diyakini sudah lolos, apalagi produk2 Honda yang dijual di Thailand sudah lolos Euro3 semua, So, gak usah dibahas lagi lah kesiapannya, dah pasti Siap.

Yamaha

Adanya V-ixion yang sudah injeksi juga, so sepertinya juga sudah siaplah karena Euro3 kan akan gampang terpenuhi kalo motor dah injeksi, toh seperti juga Honda, produk Yamaha juga banyak yang sama dengan yang dijual di Thailand yang sudah menerapkan Euro3 terlebih dahulu.

Suzuki

Nah, kalo untuk Suzuki sih belum keliatan ada yang injeksi untuk motor2nya yang dijual di tanah air. So, mungkin perlu melirik negara lain lah. Tapi saya yakin Suzuki juga sudah siap, karena toh pabrikan ini adalah pabrikan besar yang trackrecordnya juga gak pernah menyalahi kebijakan pemerintah. emang sudah pernah memiliki Shogun 125 injeksi, yang meskipun sekarang Axelo dah gak pake injeksi lagi. Yah, karena gak begitu laku ya mo gimana lagi, wong namanya jualan ya kalo gak laku yang gak dijual lagi lah. Jadi, sebenarnya sebagai sebuah pabrikan besar tentunya Suzuki sudah siap dengan ketentuan Euro3 ini, wong sudah mampu menginjeksi motor 4-taknya je.

Kawasaki

Soal kawasaki, sepertinya hanya produk motor 2-taknya yang bakal memenuhi kesulitan. Soalnya, untuk bisa lolos Euro2 saja,  motor ini perlu dilengkapi dengan Super KIPS (Kawasaki Integrated Powervalve System), HSAS (High Performance Secondary Air System) dan catalic converter pada knalpotnya. Lha kita lihat saja teknologi apa lagi yang akan disematkan Kawasaki pada Ninja 150 agar lolos Euro3. Bakal banyak banget kayaknya.

namun, menurut tulisan di motorplus, sebenarnya Kawasaki mampu untuk mengatasi standar tersebut dalam produk motor 2-taknya. Yang dipikirkan mungkin hanya cost produksinya, apa bakal bisa cocok apa enggak. Jadi, bagi para pecinta Ninja 150 2-tak, ya monggo segera beli saja, takutnya harganya bakal dimahalin buat memenuhi standar Euro3 ini, atau malah bakal gak dijual lagi tuh.

Oya, sebenarnya Kawasaki bisa juga menggunakan momen penerapan Euro3 ini untuk meluncurkan produk baru Ninja 150cc 4-tak. Jadi sambil menunggu waktu ya riset dululah, masa mo ngandelin motor 2-tak terus sih? tar bisa2 tambah mahal harganya….

Piaggio

Piaggio adalah pabrikan dari Italy, yang mana di ERopa sudah jauh lebih dulu nerapin Euro3, so gak masalahlah, wong Euro3 asalnya juga dari Eropa sono je

Kymco

Pabrikan ini sebenarnya adalah pabrikan besar yang produknya banyak dijual di Eropa, so tentu juga produknya sudah lolos Euro3. Yang jadi masalah kok sampai sekarang pabrikan ini gak balik2 ke negeri ini tu ngapain aja, bukannya kasusnya juga sudah selesai di Pengadilan?

kymco like

Kanzen

Weits, saya gak ngerti sama sekali dengan pabrikan ini. beberapa sumber sih bilang kalo pabrikan yang sudah mencanangkan diri sebagai motor nasional ini masih jualan selama tahun 2010, tapi gak jelas juga sampai sekarang. Dan sepertinya untuk mengikuti standar Euro3 juga bakal kewalahan, wong jualan aja seret je…

TVS

Pabrikan asal India ini adalah pabrikan besar di negeri asalnya, bahkan ada dalah satu varian Apache yang kalo tidak salah juga sudah menerapkan injeksi dalam pengaturan campuran bahan bakar dengan udaranya.

So menghadapi penerapan Euro3 di Indonesia tahun 2013 saya yakin sudah siaplah. lha mosok cuma nambahin injeksi di semua produknya aja masa gak bisa, ya tho?

Pabrikan Non-Aisi

Bajaj

bajaj seperti juga TVS yang berasal dari India. Di India, keduanya adalah pabrikan besar. Meski line up produknya yang dijual di India pun sepertinya belum injeksi, tapi saya yakin sebagai pabrikan besar yang berusaha untuk mendunia, Bajaj pasti gampanglah memenuhi standar Euro3.

Apalagi, Bajaj juga mengantungi saham KTM yang notabene pasarnya adalh di Eropa. So, masalah injeksi mah cemen, hehehe

Viar

Nah, sepertinya tinggal Viar yang sama sekali belum saya ketahui gimana teknolgi di produknya. Hanya saja dengan melihat kiprahnya beberapa tahun terakhir yang bisa dibilang sukses dengan matic Vior-nya saya yakin Viar masih akan cemerlang ke depannya. Ya, soal injeksi sih bakal mudah diterapkan kalo ada dana. Selama penjualan oke, duit ngalir dan riset injeksi ya bakalan gampang lah…

Minerva

Katanya pabrikan ini udah ada kerjasama dengan Sachs yang dari Jerman, so harusnya sudah siap juga dong.Tinggal mengaplikasikan saja sepertinya.

Dan lain-lain dah.

Nah, jika memang semua pabrikan sudah siap, ya tinggal Pemerintah dan Pertamina saja yang perlu menyiapkan diri/ Lha wong pabrikan butuhnya cuma infrastruktur bahan bakar yang berkualitas saja ko untuk bisa nerapin standar Euro3 ini.

Hmmm, jadi memang yang perlu menyiapkan diri ya cuma Pertamina alias Pemerintah.

Lha bagaimana dengan konsumennya? apa sudah siap? hmmmm

Itu aja dulu deh.

NB: tulian terkait:

Euro3 2013: Siapkah Pemerintah?

 
24 Komentar

Ditulis oleh pada 5 Juni 2011 in otomotif

 

Tag: , , , , , , , , , , ,

Scorpio Z dan Minerva GTR

bukan mau mengkomparasikan apalagi dipake adu balapan.Cuma mau cerita pengalaman saja, dan bukan pengalaman make, tapi pengalaman liat saja…

Kisah Scorpio Z

Setiap pagi pas berangkat ke kantor, jika berangkatnya pas jam 6.15 maka saya akan nyampe di titik X (sebut saja begitu) pada jam 6.50 dan hampir selalu melihat sebuah Scorpio Z yang sudah dimodif sedemikian rupa ( ban lebar, spatbor belakang diganti mirip punyanya tiger revo, monoshok ditinggiin, stangnya juga ganti lebih baplang, headlamp kotak, stoplamp 8/6 led sejajar, dsb) dengan pengendaranya seorang pria berarmbut lumayan panjang menutupi leher belakangnya, berjaket hitam coklat, bersepatu hitam coklat sepatu outdoor dan tas ransel hitam yang sudah tidak baru lagi yang mendahului saya. Saya pernah merhatiin plat nomornya….B****FLV (lupa angkanya), di tanki bensinnya juga tertulis “Scorpio Brotherhood Indonesia”.

Di titik X ini pula, istri saya mengenali seorang pengendara motor Supra X125 warna orange plat merah yang hampir selalu bersamaan terlihat sesaat setelah melihat si Scorpio. sedangkan saya tidak memperhatikannya.

bukan yang ini yang saya liat....

Tanpa sadar, keberadaan si Scorpio ini menjadi alarm tersendiri bagi saya, karena jika di titik X tersebut saya tidak melihat ntu Scorpio, saya langsung melihat jam, apakah lebih dari jam 6.50 atau tidak. Jika lebih berarti saya memacu motor terlalu pelan atau berangkat dari rumahnya kesiangan, so bisa diperkirakan waktu nyampe kantor bakal lebih siang, dan alarm itu juga bisa jadi tanda bakalan telat atau tidak.

Kira-kira 2 minggu yang lalu, ketika saya pulang kantornya agak telat (17.20 biasanya begitu teng 17.00 saya langsung cabut) saya melihat Scorpio itu juga keluar dari parkiran motor kantor saya. Lha, berarti selama ini alarma saya temen sekantor saya sendiri dong, begitu pikir saya

Namun, sampai hari ini saya kok gak pernah ketemu lagi dengan ntu Scorpio ya di parkiran, padahal dah nyoba masuk di pintu masuk lain terus muter2 tapi gak nemu juga. gak tau apa orangnya lagi dinas luar kota atau kenapa, atau memang bukan bekerja di kantor ini, entahlah…

Di jalan saya juga sudah jarang ketemu ntu mongtor karena saya sengaja berangkatnya agak telat biar bisa lebih lama godain anak yang suka bangun siang, jadinya hampir gak pernah ketemu lagi dengan ntu mongtor.

Kisah Minerva GTR

Oke, sebenarnya saya gak terlalu memperhatikan ni mongtor pas dia nyalip saya, tapi begitu istri nanya ntu mongtor apaan, ya saya njejerin ntu mongtor, dan di body nya tertuulis GTR evolution, tapi di beberapa bagian terdapat stiker Ducati corse…Saat itu saya juga gak ngeliat nomor polisi tu mongtor juga…

Karena gak yakin ntu mongtor apaan, sesampai di rumah saya pun googling tentang motor gambot bersuara layaknya matic itu dan nemu gambar ini

dan saya ingat2 bentuk motor yang saya lihat dijalan itu memang gak jauh beda dengan yang ini, hanya saja gak ada tulisan Minervanya, tulisan GTR150 diganti GTR evolution dan warnanya agak berbeda di beberapa bagian tapi tetep warna merah dan putih.Jadilah saya yakin kalo ntu mongtor memang Minerva GTR….

beberapa hari kemudian ketika saya sudah selesai mengantre absen di lantai Semi Basement (SB), saya ngeliat mongtor yang mirip sekali dengan ni mongtor ternyata juga sedang antre di depan mongtor saya, saya tungguin sejenak tapi yang punya mongtor gak nongol2 juga ya saya tinggal aja segera ke tempat parkir. Di tempat parkir sejenak saya juga nungguin tapi tu mongtor gak keliatan juga….

Hari rabu kemarin kembali saya ngeliat tu mongtor terparkir gak jauh dari si Michael pas saya tinggal anter absen di lantai SB, tapi karena saya baru dateng ya langsung ngikut antre dulu. Begitu selesai absen, motor itu dah gak ada. di parkiran dicari clingak-clinguk gak nemu juga…

Hari Jumat kemarin pas pulang kantor, saya kembali melihat si GTR ini tepat di jalan saya melihatnya pertama kali. Karena ingin membuktikan apakah motor ini sama dengan yang ada saya temui di lnatai SB pas mo absen, saya mencoba menghafal nomor polisinya….saya sebutkan berapa kali dalam hati

Tapi, sayangnya

sekarang saja saya sudah tidak ingat nomor polisi ntu mongtor….Risiko orang yang susah menghapal ya gini ini…hmmm…

Jadi sama tidaknya motor yang ada di parkiran dengan GTR yang ketemu dijalan saya belum yakin karena jangan2 memang begitu kondisinya (seperti disebutkan stiker dan warnanya diatas) dari pabrikannya langsung.

Sedang soal Scorpionya, sepertinya saya juga belum yakin kalo dia memang temen sekantor saya, meski modifikasi yang dilakukannya seharusnya gak ada yang sama…….

Sekian. Itu saja!

NB: ganag bilang kalo pengendara dua motor itu bukan dirinya, sumpah…dan saya langsung meninggalkan ganang yang lagi udut sendirian….

 
10 Komentar

Ditulis oleh pada 19 Mei 2011 in cerita, goblog, otomotif

 

Tag: , , ,

Kelas-kelas ATPM: Penguasa, Terjajah, Bertahan, Pendatang Baru

Disini saya cuma pengen mengkelas-kelaskan ATPM motor (gak termasuk ATPM moge), yang sebenarnya sampeyan-sampeyan sudah pada tahu, so langsung saja

1. Kelas penguasa

Kelas penguasa disini maksud saya adalah kelasnya para ATPM yang pernah berada dipuncak mengalahkan ATPM-ATPM lain dalam hal penjualan motor.

Di Indonesia sudah jelas kelas ini hanya diduduki oleh Honda dan Yamaha. Honda hampir selalu menjadi pemenang di negeri ini dalam hal penjualan, sedangkan Yamaha pernah 1 atau 2 kali memanangkan pertarungan ini. Ya meskipun sudah lama tak pernah jadi pemenang lagi, satu atau dua segmen penjualan motor sempatlah yamaha jadi rajanya. Segmen skutik dibebrapa tahun sebelum 2011 dan masih menguasai segmen motor sport hingga sekarang.

2. Kelas terjajah

Kelas ini maksudnya adalah kelasnya ATPM yang penjualannya hampir selalu tergerus oleh kelasnya penguasa. ATPM ini tidak mampu mengikuti perkembangan pasar, pasar naik 20 persen, si ATPM hanya naik 2-3 persen saja, so pangsa pasarnya terus menurun…

Dan kelas ini saat ini dihuni oleh Suzuki, jelas pangsa pasarnya dalam beberapa tahun terakhir terus berkurang, bahkan sudah hampir masuk ke kelas dibawahnya…

Tapi kita lihat saja, bagaimana kiprah si lambang S ini di tahun ini, sepertinya jurus-jurus baru untuk meningkatkan pangsa pasar telah dicoba dari awal tahun. So, lets see…

3. Kelas Bertahan

kelas ini untuk ATPM-ATPM yang telah ada cukup lama (disini saya anggap lebih lama dari 5 tahunan) tetapi pangsa pasarnya hampir tidak pernah meningkat, bahkan cenderung naik turun di porsi yang sangat kecil, dan bahkan beberapa bisa dibilang telah hilang ludes kalah dengan para kompetitornya…

Satu dua ATPM memang mapu bertahan, tentunya karena dia fokus pada market tertentu baik segmen motornya maupun lokasi penjualannya, tapi bagi yang mencoba di marketnya para penguasa, ya wassalam saja lah…

Liat saja kawasaki, viar, kaisar, jialing, jincheng, dayang dan beberapa merk motor China lain yang keadaannya kembang kempis. Viar dan kawasaki memang masih jauh dari kebangkrutan tapisepertinya juga tidak mampu berbuat banyak, yang jelas mereka memang hanya bisa bertahan dengan pasngsa pasar mereka sekarang, sambil mencoba mencicipi sebagian dari pangsa pasar para penguasa ataupun dari yang terjajah…

4. kelas pendatang baru

Ini kelasnya ATPM yang belum 5 tahun disini dan penjualannya masih terus merambat naik…

Ini jelas diduduki oleh Bajaj, TVS dan Minerva. Mereka bertiga sedang maju-majunya saat ini, karena memang untuk 2 pabrikan India ini didukung dengan kualitas dan harga yang lumayan murah , sedangkan Minerva didukung oleh merk Sachs yang terkenal teknologinya di Eropa, so mereka bertiga pun mampu bertahan hingga sekarang dengan kondisi market yang bisa dibilang lumayanlah…

Padahal sebagai pemain baru tentunya banyak aral melintang apalagi jika harus memasuki kelasnya para penguasa… dengan didukung produk yang berkualitas niscaya pangsa pasar mereka bisa mengambil porsi dari kelas terjajah atau malah dari kelasnya para penguasa…

Begitu saja.

NB: jualan kaos oblong hasilnya lebih lumayan daripada jualan motor, gak dipusingin ma aftersales lagi…

 
7 Komentar

Ditulis oleh pada 6 Mei 2011 in goblog

 

Tag: , , , , , , ,

Harga Skutik per April 2011

Seperti post2 sebelumnya, cuma mo bagi kumpulan daftar harga skutik dari 8 ATPM. Langsung saja nih…

Oya, kali ini harga skubek (maksudnya bebek matic) saja masukkan juga…

Itu saja:

NB: ganang sudah gak nanya-nanya lagih…

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 6 Mei 2011 in motor, otomotif

 

Tag: , , , , , , , ,

Harga Moped per April 2011

Menyambung daftar harga sebelumnya, berikut harga moped/motor bebek dari ATPM2 yang ada dimarih. Oya, harge tetp make harga Jakarta dan sekitarnya lho…

Sekian, Itu saja, wong cuma mo berbagi info saja kok.

NB: ganang nanya emangnya mo beli motor apaan sih? dan kembali tidak saya jawab,,,

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 5 Mei 2011 in motor, otomotif

 

Tag: , , , , , , , ,