RSS

Arsip Tag: leasing

Beli Motor: Leasing atau Pinjem uang ke Bank?

Gara-gara membaca tulisan ini yang mereview tulisan ini yang berisi jawaban atas tulisan ini, saya jadi inget pernah pengen nulis masalah leasing dan kredit ke bank.

Setelah berfikir untuk mengganti motor (walau sampai sekarang belum keturutan), saya mencari informasi bagaimana sebaiknya saya membeli motor tersebut, apakah dengan kredit/leasing atau secara cash. setelah mengingat pengalaman masa lalu 2 kali leasing motor dan merasa bahwa bunga yang dikenakan atas leasing itu sangat tinggi, saya merasa ditipu atau boleh dibilanglah sebagai dibodohi agar cocok dengan tulisan ini.

pengen....

dari situ, saya putuskan untuk membeli motor secara cash, dengan asumsi tak akan merasa dibodohi lagi. tapi kalo beli cash duitnya darimana, wong saya dan istri adalah tipe orang yang gak bisa nabung je…so, dipilihlah usaha pinjem duit ke ortu atau sodara…dan ternyata keadaan di kampung juga lagi bokek, malah punya utang katanya. so alternatif terakhir ya pinjem ke bank, tapi gimana dengan bunganya? apa gak sama saja dengan leasing di lembaga leasing.

Oke, setelah dibandingkan antara leasing dengan pinjem uang ke bank didapat kesimpulan bahwa dalam kondisi saya sebagai karyawan yang menggunakan motor untuk ke kantor setiap hari(demi mencari nafkah), pinjem ke bank ternyata lebih menguntungkan. lho kenapa?

secara jumlah cicilan sebagai pembanding saja, cicilan untuk motor dengan harga Rp 15 juta dan DP Rp.500 ribu dan masa cicilan 35 kali, cicilannya ternyata lebih besar Rp100 ribu jika dibandingkandengan cicilan atas pinjaman ke bank dengan jumlah yang sama Rp 15 juta selama 3 tahun (bunga 18,75%).

Lha kan kalo leasing ada asuransi atas motornya dan pinjem di bank kan juga ada biasa administrasinya?

twister sip dah!

Setahu saya asurasnsi motor per tahun hanya Rp500 ribu per tahun, dan biaya administrasi pinjaman senilai 15 juta juga cuma sekitar 500 ribu hingga 1 juta (anggap 800ribu).

so, itung-tungan perbandingannya dengan kondisi sama adalah seperti ini:

kerugian leasing: 35 x 100.000 + 500.000 = 4.000.000

kerugian pinjem ke bank: (500.000 x 3 tahun) + 800.000 = 2.300.000 (updated, kemarin salah itung)

dari itung-itungan ini dapat dilihat bahwa kerugian leasing di lembaga leasing lebih besar dari pada pinjem duit ke bank trus beli motor secara cash.

tapi kan kredit motor mudah kalo kita karyawan?

ndak selalu juga. karyawan emang lebih mudah karena ada slip gaji yang jelas penghasilan tiap bulannya, tapi bukankah yang kredit motor lewat lembaga leasing juga kebanyakan karyawan? lagipula bukan karyawan pun bisa pinjem duit ke bank, ya pakai jaminan tanah/rumah atau usahanya dong! gak punya juga? ya jangan beli motor baru! yang second aja sesuai duit di kantong!

asemiks....mantep banget

Oya, sebagai tambahan renungan, kalo bunga bank aja 18,75%, trus berapa ya kira-kira bunga atas leasing motor yang cicilannya aja jauh lebih mahal…

Oya lagi, sepertinya pembodohan yang dilakukan lembaga leasing dan terjadi sama saya tidak bisa dikategorikan pembodohan otomotif, tapi lebih pada pembodohan ekonomi atau pembodohan keuangan.

Itu saja!

NB: ganang nanya jadinya saya mo ganti motor apa? dan saya pun masih bingung njawabnya…

 
59 Komentar

Ditulis oleh pada 1 April 2011 inci goblog, motor, otomotif, Umum

 

Tag: , , , , , ,