RSS

Riders (Pembalap) ndlosor sendiri, kalo bikers ndlosor barengan?

alm. simoncelli jatuh sendirian

Barusan dapet kabar dari tetangga kalo tukang sayur yang biasa lewat depan rumah ketabrak (entah oleh mobil atu motor) dan saat ini kondisinya kritis. Beberapa ibu-ibu pelanggannya pun datang menengoknya, tapi istri saya gak ikut, selain karena emang jarang beli ke bapaknya itu, istri saya juga gak tahu kabar tersebut…

Nah, kabar itu mengingatkan saya dengan lamunan saya ketika tadi saya pulang dari kantor. Yup, selama di jalan pulang, saya ngelamun sambil tetap naik motor, sampai-sampai saya kagey pas nyadar kok sudah deket rumah…

gini nih yang sering terjadi

Oke, lamunan saya tadi isinya sebuah pernyataan dan pertanyaan. Riders, maksud saya pembalap yang biasa mbalap di sirkuit, seringnya kan jatuh karena ndlosor sendiri, ya kurang sip dalam memacu motornya lah, sedikit sekali yang jatuh karena senggolan dengan pembalap lain. Nah, kalo ngeliat di jalanan, kok lebih sering para bikers, maksudnya pengendara motor, yang jatuh tu karena senggolan, jarang sekali yang jatuh sendirian…

yang jarang terjadi

Nah, beberapa pemikiran pun terlintas…

1. Para bikers lebih mahir memacu motor daripada riders. Ini tentu jelas salah. Tapi wajarlah, wong ini pemikiran pas ngelamun di jalan je….

2. Para Bikers itu gampang tergoda, sehingga mengurangi konsentrasinya berkendara. BIsa karena mikirin kerjaan di kantor, masalah dengan keluarga di rumah, atau tak sengaja melihat sesuatu yang menarik macam moge yang dipinginin, makanan yang disukai atau cewek cantik nan aduhai…

terlihat 2 motor terlibat tabrakan

3. Para Bikers itu kurang peduli sekitar, jadi biarpun di depannya ada motor lain ya dihajar aja, jadinya senggolan atau malah nabarak, so jatuh deh….

4. Ada pengganggu menghadang, macam mobil yang tiba-tiba menghadang, atau tukang jualan mie ayam yang lagi dorong gerobak, atau pejalan kaki yang nyebrang sembarangan….

5. Bikersnya lagi ngelamunin kenapa bikers tu kalo ndlosor jarang barengan….nah ini maksudnya ya saya tadi, so jangan ditiru….

makanya jangan suka ngelamun! hehehe

Sekian. Itu saja!

NB: lama gak jumpa ganang, kemana ya dia sekarang?

* semua gambar dari google

 
5 Komentar

Ditulis oleh pada 10 Januari 2012 in cerita, goblog, motor

 

Tag: , , , , , , , , , ,

Silakan mendahului tapi jangan menutup jalan!

Seringkali, saat jalanan macet, ada aja orang yang seperti ini. Mendahului motor di depannya hanya untuk kemudian berhenti, sehingga tentu saja menutup jalan. Apalagi saat macet, ternyata ada saja orang kayak gini, berusaha maju dengan mendahului seorang demi seorang. Ya, tentu saja, saat macet selalu saja menutup jalan bagi orang yang didahuluinya.

wong lagi macet gini lho....

Eneg ngeliatnya, rasanya mangkel banget, didahului tapi sekedar mo nutup jalan kita. Ya, kalo mo mendahului itu ya langsung kenceng wuss gitu…. Lha ini, dah tahu macet, semua kendaraan juga cuma berjalan pelan, kok didahuluin lalu ditutup jalannya, Karepe piye tho?

Oke, mungkin emang lagi terburu-buru, tapi kan yo lebih bagus kalo brangkatnya yang duluan, bukannya ngebut dan membahayakan orang lain. Gimana kalo yang belakang gak siap lalu nyruduk? pasti marah-marah juga tho?

Jadi inget kejadian kamis kemarin pas mo makan siang lewat Jl Suryo, Jaksel ada bapak-bapak naek motor (gak merhatiin motornya apa, yg jelas bebek) mo mendahului motor di depannya, tapi nyenggol jaket pengendara motor yang mo didahuluinya, so si bapak jatuh deh….saat itu dia gak kenceng sih, tapi helmnya sempat terlepas, pelipisnya berdarah dan handphone di tangan kirinya terlempar…. dah gitu, begitu bangun malah marah-marah sama pengendara motor yang mo dia duluin… kami pun sempat berhenti, dan teman saya yang lagi nyetir ngomong sama kerumunan, kalo yang nyenggol tu bapak yang jatuh, bukan disenggol, wong jelas terlihat dari mobil kami yang memang di belakang mereka saat kejadian itu…

Nah, saya gak habis fikir, dah salah eh marah duluan…. kalo sama mobil sih masih sering terlihat, lha ini sesama biker, mbok ya saling menghormati….

Itu saja!

NB: Nyari Lamb shank di Andakar, eh kehabisan……..

 

 
10 Komentar

Ditulis oleh pada 31 Desember 2011 in cerita, motor

 

Tag: , ,

Oleh-oleh dari Jogja! Yang klasik dan yang Manteb!

Oke, beberapa waktu lalu saya ke Jogja dalam urusan pekerjaan. Namun, selain kerjaan, ada beberapa hal seputar kendaraan bermotor yang saya dapat, meskipun sebagian besar sampeyan mungkin sudah pada tahu. Berikut beberapa fotonya (salah setting kamera hape jadinya resolusinya kecil)

1.Di warung pecel SGPC

Morris, klasik.............jarang ngeliat

2. Di tempat mantan rumah mbah Maridjan

akibat wedus gembel, seonggok bekas Satria dan Supra

katanya emang ni ban asli waktu kena wedus gembel, masih utuh....Mantab!

3. Makan malem di Oemah Djowo

deretan motor lawas di Oemah Djowo

4. Test ride Kawasaki Ninja 250 milik mantan atasan (Narsis mode:on)

foto nampang doang, soalnya pas test ridenya gak kepikiran minta dipotoin

Larinya Mantab!

5. Oleh-oleh buat Jagoanku motor-motoran ma mobil-mobilan belum sempet difoto udah pada rusak……

Itu saja

NB: Kerjaan waktu di Jogja banyak, jadi cuma sempet maen hari sabtu  aja……..

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada 21 Desember 2011 in goblog

 

Tag: , , , , , , ,

KTM Duke 200 dijual 25 juta? gak bakalan!

Membaca tulisan mbah dukun disini, saya jadi geli. Mosok iyo KTM Duke 200 bakal dihargai 25juta. Opo yo mungkin? Kalo ngeliat gelagat harga jual produk-produk Bajaj sih mungkin saja, liat aja Pulsar 220 yang hanya dihargai 18,6juta saja. Tapi ini KTM bro, bukan KTMnya si Inul, tapi KTM Austria yang namanya aja dah dikenal sebagai kampiun Dakkar. KTM tu jagonya motor garuk tanah, bukan jagonya jualan motor murah.

gambarnya duke 125 sajalah

gambarnya duke 125 sajalah

Memang sih Bajaj punya 39% saham KTM, tapi 39% tu belum tentu pemegang saham mayoritas, jadi keputusan harga jual sih pengaruh 39% itu gak banyak, justru seharusnya kepemilikan saham itu dimanfaatkan Bajaj untuk dapet bagian keuntungan dari KTM, bukan malah ngurangin keuntungan (kalo nurunin harga kan keuntungan jadi berkurang, asumsi biaya produksi sama).

Alih teknologi sih boleh aja, tapi dari KTM ke Bajaj kan? bukan sebaliknya tho? soalnya secara pengalaman dan pendapat pasar, produk KTM lebih diakui di dunia daripada produk Bajaj.

Nah, kalo mo harga murah, solusinya KTM Duke bisalah kalo di spec down, tapi opo yo mau? Konsumen apa yo mau beli kalo tahu produknya adalah produk spec down, beda dengan yang dibeli dari negara lain? Trus yang jelas, apa iya KTM mau jual produk yang gak sesuai standar kualitasnya selama ini? apa gak akan mengurangi nilai nama besar KTM?

Solusi lain, misalnya gabungin gerai KTM dengan Bajaj. Di Indonesia ini, Bajaj sudah datang lebih dulu, jauh sebelum rencana Duke 200 masuk di mari, jika Duke 200 nanti dijual bareng dengan Pulsar di dealernya Bajaj, maka orang akan menganggapnya Duke itu produknya Bajaj, jadinya bisa disebut Bajaj Duke 200, atau Pulsar Duke 200. Apa ya mau KTM yang punya nama lebih besar harus tunduk dibawah Bajaj yang notabene memiliki 39% sahamnya? sekuat itukah 39% itu?

Bajaj konsen ke Pulsar dan Avenger

Firasat saya, KTM Duke 200 akan dijual tersendiri dengan jaringan KTM, lepas dari bayang-bayang Bajaj. KTM akan membuat jaringan baru yang tidak terlalu banyak, hanya akan ada i kota-kota besar saja. Dengan iklan di TV yang lumayan banyak dan sering, baru kemudian KTM bisa membawa nama Bajaj sebagai dealer yang bisa didatangi untuk urusan beli motornya ataupun bengkelnya, khusunya untuk yang di daerah. Yang di kota, tetep di dealer KTM.

Bajaj sendiri untuk tahun 2012 akan lebih konsen pada Avenger dan pengembangan Pulsar versi 2012. Avenger akan dibawa bulan Maret 2012 (baca disini), sedangkan Pulsar yang baru akan dibawa beberapa bulan setelahnya, setelah penjualan Avenger dan Duke 200 mapan.

Soal berita generasi Pulsar 2012 memakai teknologi dan mesin KTM Duke ya mungkin saja. Bagi KTM, itu sih gak masalah, mo dijual murah ya gak papa, yang penting tetap dengan desain dan nama Bajaj, jadi gak akan merusak nama KTM. Nah, soal desain tentunya gak boleh mengarah ke desain Duke, tapi tetep harus berupa mirip Pulsar. Monoshock boleh dipake, mesin boleh dipake, tapi ciri khas Bajaj DTS-i apa juga mo diilangin? Kalo iya, berarti Bajaj yang gak punya identitas. Harusnya setiap pabrikan punya identitas yang berbeda dengan pabrikan lain dan tidak menghilangkannya hanya untuk jualan lebih banyak. Gak semua penyanyi itu harus gabung jadi boyband hanya agar disukai abege!

Wong soal injeksi aja Bajaj gak mau make, masak mau make mesin KTM 100% sih? kan sahamnya cuma 39%? Jika soal injeksi aja gak mau ikut-ikutan kenapa juga harus jual jatidiri DTS-i hanya demi jualan lebih banyak? Pabrikan yang langgeng adalah pabrikan yang punya jatidiri, begitu kira-kira.

Biarkan KTM Duke 200 berjalan sendiri, dengan harga yang pantas sesuai dengan spesifikasi. JIka mampu mengurangi biaya produksi, toh diturunkan sedikit ya gak masalah. Tapi dijual dengan harga murah, hanya demi mengikuti pemilik 39% saham? mbok ya jangan rendah diri!

Oya, jika PUlsar 2012 bener make mesin Duke 100% tanpa spec down tentunya harga Pulsar lah yang harus dinaikkan, bukan harga Duke yang dibikin murah. Pulsar bermesin Duke dihargai seharga motor Jepang, rasanya bisa diterima. Pulsar Duke 200 (bermesin Duke 200, desain dan lainnya khas Pulsar) dihargai sama dengan HOnda Tiger, 25 juta, ini baru bisa…..

Sekian. Itu saja!

NB: tapi sebagai konsumen, harga makin murah sih makin seneng aja….

 

 
18 Komentar

Ditulis oleh pada 18 Desember 2011 in goblog

 

Tag: , , , , , , ,

Berapa harga Suzuki GW250?

Kepastian meluncurnya Suzuki Inazuma GW 250 tahun depan telah dinyatakan oleh SIS sebagai ATPM Suzuki di negeri ini. Kepastian waktunya pun jelas, semester pertama 2012. Namun, harganya akan selalu menjadi tanda tanya sebelum motor ini jelas-jelas diluncurkan. Berbagai spekulasi bisa saja dibuat, namun keputusan ada di tangan SIS. Spekulasi dilakukan bagi yang mau meminangnya, yang mengamati spesifikasinya, atau juga malah yang meremehkannya.

Dan berikut, spekulasi harga menurut saya:

Sebelum melakukan spekulasi harga, berikut akan saya sampaikan beberapa hal, sebut saja kekurangan yang akan berefek menaikkan harga dan beberapa kelebihan yang akan berpengaruh pada rendahnya harga Suzuki GW250 di mata saya. Hal-hal itulah yang akan mempengaruhi harga GW250 nantinya, apakah akan naik atau turun dari harga psikologis 40juta.

1. Kekurangan

1.1. Nama besar Suzuki dan Thunder 250

Meski di Indonesia hanya menempati posisi ke-3 dalam penjualan motor, namun kiprahnya selama ini membuktikan bahwa motor-motor Suzuki diterima masyarakat. Tak ayal, produk2 Suzuki bukanlah produk kelas dua, namun termasuk produk kualitas terbaik. Kalahnya penjualan hanyalah masalah strategi pemasaran dan keberuntungan semata, bukan terletak pada kekalahan produk. Motor-motor Suzuki dikenal sangat berkualitas, sebut saja FXR, Thunder, dan Shogun sangat dikenal di masayarakat kita.

GW250 bukanlah motor sport tourung 250cc pertama di Indonesia, bakal kehadirannya telah didahului Thunder 250 yang sampai sekarang masih menjadi primadona para hobies. Thunder250 menjadi sport touring yang cukup membuat para bikers (touringers) motor sport terpesona.

1.2.Spesifikasi

2-silinder dengan kemampuan memuntahkan tenaga hingga 26hp, serta torsi 22 Nm tentunya memberi kesan mantab bagi para bikers. motor 250cc dengan mesin 2-silinder di tanah air baru dihuni oleh Kawasaki NInja 250, yang man sangat berbeda peruntukannya, karena Ninja adalah sport berfairing sedang GW adalah sport touring.

Dengan desain sport touring, yang berbeda dengan 2 motor 250cc pendahulunya tentunya akan mempengaruhi para penyuka touring yang belum mampu beli moge. Cukuplah motor 250cc, wong sudah 2-silinder juga…

Dengan spesifikasi yang ada, tentunya belum ada motor sport touring lain (selain moge tentunya) yang bisa ngalahin kegagahannya, bahkan si Legenda Honda Tiger pun tak terlihat sebanding…

1.3. Jumlah produksi

Seperti disebutkan di otomotifnet, Indonesia hanya kebagian 200 hingga 300 unit GW250 per bulannya. Ini tentunya akan berpengaruh pada harga jualnya. JIka SIS hanya akan menjual sedikit, tentunya bakal di hargai mahal, untuk mengejar untung gedhe. Sebaliknya, jika mnegjar untung dari kuantitas penjualan barulah bisa GW250 dijual murah.

1.4.Satu-satunya sport touring 250cc 2-silinder, yang bisa dijadikan flagship Suzuki

Keuntungan first mover ada disini. Sbegai pemain pertama di segmen ioni tentunya memberi keuntungan tersendiri, apalagi Suzuki juga dah pengalaman dengan Thunder 250. Gw250 dapat dijadikan flagship motor kecil bagi Suzuki.

2. Kelebihan

2.1. Basis produksi di China

Semua orang juga tahu, bahwa China adalah asal dari segala barang murah, dcari mulai peniti, mainan anak-anak, pakaian bahkan motor pun yang asalnya China pasti dijual murah. Dengan di produksi di China, tentunya biaya produksi si Baby B-King ini juga bisa ditekan serendah mungkin.

2.2. Suzuki bukan penguasa pasar di Indonesia

Suzuki bukanlah penguasa pasar motor di Indonesia, jadi strategi harganya tentunya akan sangat terpengaruh harga para kompetitornya, khususnya dengan pabrikan yang lebih tinggi market share-nya, Honda dan Yamaha. Yamaha memang tidak punya motor sport 250cc, namun dengan Scorpio 225cc yang dihargai di kisaran harga 23 juta tentunya sedikit banyak juga berpengaruh, meskipun tidak signifikan.

Sedangkan Hoinda mempunyai CBR 250R, yang berada di harga 39,9 dan 46 juta. Meskipun spesifikasi CBR 250R adalah inferior dibanding GW250, namun CBR 250R itu dibawa Honda, sang penguasa pasar. tentunya tak mudah bagi Suzuki merebut konsumen setia HOnda.

2.3. Thunder 250 hanya dihargai sedikit diatas Honda TIger (perbandingan dengan sport touring lain)

Pada saatnya dulu, Thunder 250 dihargai 25 juta, sedangkan saat itu HOnda Tiger yang hanya 200cc dihargai sekitar 20juta, dan itupun penjualan Thunder masih kalah jauh dibanding Tiger, so jika saat ini Tiger masih dihargai 25jutam, tentunya harga GW250 yang 40 juta akan terlihat terlalu mahal.

2.4. Pengalaman susahnya sparepart Thunder 250 (aftersales)

Mungkin karena penjualannya yang hanya sedikit, sparepart Thunder GSX 250 saat ini sangat sulit dicarinya, kalopun ada sangatlah mahal. Hal ini tentu akan berpengaruh pada keinginan beli konsumen terhadap penerusnya, GW 250. Konsumen tentu takut jika GW250 nantinya akan bernasib sama dengan GSX 250. Sparepart susah dicari, mahal pula.

Namun, jika SUzuki serius dengan GW250nya, tentu bisa dilihat pula dengan perkembangan layanan aftersalesnya, bukan hanya masalah sparepart, tapi juga masalah keberadaan bengkel yang masih jauh dari sekitar rumah hingga pemasaran yang belum menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

2.5. Kasus Satria F 150

Awal kemunculan Satria F adalah dengan import secara CBU, kemudian di CKD-kan, dan sekarang sudah diproduksi dalam negeri.

Hal ini bisa saja terjadi pada kasus GW250 ke depan. JIka motor ini laris manis dan permintaan terus meningkat, maka produksi dalam negeri bukanlah kemustahilan. Yang penting disini adalah jika memang ada niat itu tentunya harga GW250 tidak akan mahal. Jika kualitas terbukti tentu harga akan mengikuti seiring waktu. Layaknya kasus Satria F yang semula harganya di kisaran bebek macam Jupiter MX sekarang sudah naik kelas mendekati harga motor sport macam NMP dan Byson.

2.6. Niat Suzuki menaikkan target penjualan total.

Suzuki berniat menaikkan target penjualannya, yang semula 530ribu di 2011, tahun 2012 ditargetkan bisa menjual 700ribu, so penjualannya harus didukung dari semua lini produk, diantaranya dari GW250 ini harus juga terjual dalam jumalh yang banyak, tidak sekdar menjadi flagship semata.

Berdasarkan beberapa faktor diatas, saya pikir harganya tidak akan menyentuh akan 40juta.

Sementara itu saja.

NB: berapapun harganya, saya tetep naksir motor ini, tapi kalo kemahalan ya bakalan gak mampu beli lah.

 
11 Komentar

Ditulis oleh pada 16 Desember 2011 in goblog, motor, otomotif

 

Tag: , , , , ,

Inikah KTM Inul?

Sudah lama saya tidak tahu kabar beberapa merk motor China yang dulu pernah ada di negeri ini. Tapi, barusan saya baca sebuah berita (disini) bahwa sebuah motor asal China berjuluk APP-KTM Milan menyabet gelar Terbaik Katagori Skutik new Comer dari pagelaran Indonesian Motobike Of The Year (IMOTY) yang digelar oleh majalah Motorev.

Hello….

Ini motor apaan yak? kok pake nama KTM, tapi jelas bukan KTM Austria yang spesialis motor garuk tanah dkk itu, katanya asal China lagi…

So, ingatan jelas terpikir dengan sebuah iklan motor jaman boomingnya motor China yang dibintangi seorang penyanyi dangdut yang sedang naik daun saat itu, Inul.Yup, saya kepikir dengan KTM yang diiklanin inul itu. Tapi benar atau tidak, saya belum tahu, atau ada yang tahu?

Trus, yang duluan ada tu yang KTM Inul apa KTM Austria sih? Atau KTM Inul cuma ada di Indonesia ya?

Yang saya pikir, emang sih skutik APP KTM itu pendatang baru (new comer), tapi apa iya itu skutik terbaik yang lahir tahun 2011 ini? kayaknya masih banyak deh, kayak produknya SYM, Piaggio, dll…

Apa sih keunggulannya? Jujur saya termasuk orang yang antipati dengan produk motor China, karena pengalaman dengan JIncheng City J112 yang pernah dulu dipunyai. Dan sekarang ada motor China (begitu dalam berita di detik oto tsb menyebutnya) yang menyabet penghargaan new comer terbaik? hmmm…gak habis fikir, biarpun bodynya bisa dibilang lumayan retro layaknya Scoopy, tapi itu lho ngeliat speknya aja……………liat sendiri aja dah….

Dimensi

  • Panjang: 1.880 mm
  • Lebar: 669 mm
  • Tinggi: 1.100 mm
  • Jarak sumbu roda: 1.250 mm
  • Berat kosong 94 kg

Mesin

  • Tipe mesin: 4 langkah, 2 valve, SOHC, pendingin kipas
  • Konfigurasi silinder: Silinder tunggal mendatar
  • Diameter: 500×63,1 mm
  • Volume langkah: 124,8 cc
  • Daya maksimum: 4,2/7.000
  • Torsi maksimum: 8,5/7.500
  • Sistem pembakaran: Karburator
  • Perbandingan kompresi: 10,7:1
  • Kapasitas oli mesin: 0,9 liter
  • Transmisi: CVT

Kelistrikan

  • Sistem pengapian: DC-CDI
  • Battery: MF Battery, 12V-3,5AH
  • Busi: ND. U24EPR 9 / NGK. CPR8.EA 9

Kaki-kaki

  • Rem depan: Cakram hidrolik dengan double piston
  • Rem belakang: Tromol
  • Suspensi depan: Teleskopik
  • Suspensi belakang: Suspensi tunggal

Warna: White gold, black silver, pink white
Harga: Rp 9,2 juta (OTR Jakarta)…………….rasanya mahal juga untuk sebuah motor China…..

Itu saja.

NB: Jadi inget si Jincheng City dul pernah dipake nyenggol anak sekolah mpe jatuh, hehehe

 

 

http://us.oto.detik.com/read/2011/11/22/215958/1773291/1208/motor-china-mulai-dapat-penghargaan-di-indonesia

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada 12 Desember 2011 in goblog, motor

 

Tag: , ,

Pembodohan Otomotif ala Bajaj?

Bicara soal Bajaj Pulsar 220, saya jadi inget saat pertamanya dilauncing di negeri ini. ” Buat yang suka kencang” begitu tagline motor kasta tertinggi Bajaj.

Pertama mendengarnya, sebenarnya gak kepikiran apa-apa. Cuma ngerasa gak enak di denger aja. ATPM kok ngajarin ngebut, padahal jelas Bajaj belum ikutan balapan di sirkuit. Jadi, tagline itu rasa-rasanya membuat saya merasa Bajaj mengajak konsumen pembeli P220 buat ngebut di jalanan. Bagi saya yang gak beli P220 sih gak terlalu masalah, paling was-was aja kalo ketemu P220, takut pengendaranya negbut di jalanan sempit trus nyenggol saya.

Selama ini saya punya pandangan baik buat para pengendara Pulsar, kecuali setelah ada insiden beberapa waktu lalu (baca disini).

Namun, setelah membaca berita dari detik oto disini, saya jadi ragu dengan niat baik Bajaj masuk Indonesia.

dalam berita di detik oto itu disebutkan bahwa

“Kami belum akan menggunakan sistem injeksi,” ujar Vice President Director, Dinesh Kulkarni, di Jakarta, Kamis (8/12/2011).Dinesh pun mencoba menjelaskan apa yang menjadi alasan produk Bajaj tidak akan menggunakan sistem injeksi di varian mereka. “Tidak menggunakan injeksi pun mesin kami irit dan masih mampu mengeluarkan tenaga besar,” tambahnya (Detik oto).

Nah lho, apa ATPM lain make mesin injeksi tu sekedar buat ngirit aja? Bukan sekedar itu coy…. Injeksi salah satu alasannya buat menyongsong aturan Pemerintah tentang standar emisi Euro 3 tahun 2013. Lah ini malah njawabnya tentang irit. Iritnya motor berinjeksi itu adalah side effect aja coy… Tujuan make injeksi tu biar pencermaran udara gak makin parah, biar manusianya bisa bernafas dengan lebih banyak menghirup Oksigen, bukan biar motor irit dan tenaga gedhe.

Naiknya tenaga karena make mesin injeksi tu ya sama aja kayak iritnya, keduanya sekedar efek samping yang baik aja. Tujuan utamanya ya biar langit negeri ini makin bersih.

Dua hal di atas membuat saya berfikir kembali tentang komitmen Bajaj di Indonesia, sekedar urusan bisnis atau ada kepedulian dengan negeri ini. Dan ternyata jelas hanyalah masalah bisnis semata. Dan saya menyebutnya sebagai pembodohan otomotif ala Bajaj. Jika kata “pembodohan otomotif tidaklah benar, maka mungkin ada yang menyarankan saya menggunakan kata lain? Karena saya sejujurnya tidak terlalu tahu pasti apa maksud “pembodohan otomotif”

Oya, jika memang produk Bajaj sudah memenuhi standar Euro 3, kenapa tidak bilang kalo mereka tidak memakai mesin injeksi karena produknya sudah lolos standar emisi?

Atau

Kalo memang Bajaj merasa tidak perlu memakai mesin injeksi untuk lolos Euro 3, kenapa juga gak bilang kalo Bajaj gak perlu make mesin injeksi karena ada tambahan alat yang bisa bikin produk Bajaj lolos Euro 3?

Lha

Kok malah bilang gak mau make mesin injeksi karena motor Bajaj sudah irit dan tenaga gedhe?

Hmmmmm….

Itu saja!

NB: ide diambil dari tulisan ini.

 
39 Komentar

Ditulis oleh pada 10 Desember 2011 in goblog, motor, otomotif

 

Tag: , ,