RSS

Kangen kemacetan Jakarta

26 Nov

Tulisan ini seharusnya ditulis beberapa saat setelah Lebaran kemarin, namun karena kesibukan di kantor baru berhasil ditrulis sekarang.

Alkisah sebagai orang kampung yang terpaksa hidup di ibukota, maka setiap menjelang lebaran pun pulang kampung. Yup, lebaran kemarin saya mudik ke rumah orangtua selama seminggu dan seminggu kemudian ke rumah mertua. Dua minggu di daerah, dengan jalanan yang masih lancar bin lengang karena memang penduduknya belum seberapa jika dibanding Jakarta, nyatanya begitu terasa menyenangkan….

Ketika harus balik ke ibukita karena jatah cuti dah habis, rasanya kok males banget, tapi begitu nyampe rumah di pinggiran ibukota rasanya nyaman juga, mungkin karena udah rumah atas nama istri jadi dah ngerasa rumah sendiri…

Begitu harus masuk ke kantor rasanya bersemangat, dan bahkan ketika saya harus merasakan kemacetan Jakarta, saya merasa senang, kangen dengan adegan-adegan aneh di jalan raya di antara mobil-motor yang macet di jalanan. Ada aroma menyenangkan melihat segala sesuatu itu… Mandegnya motor di belakang metromini, selap-selipnya pengendara matic alay, saling srobot jalan sempit, pokoknya segala hal dalam kemacetan membuat kesenangan tersendiri di hati saya… Sepertinya ada sisi lain diri saya yang sangat menikmatinya…

Namun, itu semua hanya saya rasakan ketika saya baru beberapa hari di Jakarta setelah 2 minggu mudik ke kampung. Saat ini, saya sudah merasa muak lagi dengan kemacetan yang ada ketika berangkat dan pulang kantor. Sering saya terpaksa masuk gang-gang kecil mencari jalur alternatif hanya untuk menghindari srobot sana -srobot sini di antara mobil-mobil.

Istri yang sedang hamil besar sebenarnya gak merasa nyaman ketika membonceng ke kantor jika harus lewat jalan dan gang-gang kecil karena disitu biasanya banyak polisi kurang kerjaan yang rebahan di tengah jalan. Terpaksa jalan motor harus pelan-pelan, sehingga waktu tempuh pun makin panjang….

Yang tidak habis pikir adalah bagaimana bisa dulu ketika selesai cuti kok bisa-bisanya saya merasa kangen dan senang dengan kemacetan, apa yang salah dengan diri saya?

Itu saja.

NB: ganang udah gak merasa heran lha wong katanya kesukaan saya dengan serial killer aja itu udah aneh je…

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 26 November 2011 in goblog, otomotif

 

Tag: , ,

One response to “Kangen kemacetan Jakarta

  1. bapakeValen

    26 November 2011 at 19:12

    wah, kalo saya di semarang aja udah capek kalo kena macet.. apalagi yg di jkt ya?

    salam, bro…

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: