RSS

Mobil dan motor berkompresi rendah, mubadzir gak make Pertamax?

30 Jun

Fatwa MUI tentang haramnya orang mampu beli premium membuat saya sedikit berfikir tentang motor dan mobil yang berkompresi rendah (maksimal (9,0:1) yang mana make Premium aja udah cukup…

Maka saya mau buat polling gimana para pengendara mobil dan motor berkompresi rendah itu dalam menyikapi fatwa tersebut…

 

Itu saja!

NB: ganang yang jelas2 buat makan aja sulit belinya Shell Super je buat HSX 125-nya…

 

 
11 Komentar

Ditulis oleh pada 30 Juni 2011 in goblog, Umum

 

Tag: , , ,

11 responses to “Mobil dan motor berkompresi rendah, mubadzir gak make Pertamax?

  1. srigala

    30 Juni 2011 at 08:07

    tetep premium aja kang🙂

     
  2. dnugros

    30 Juni 2011 at 09:47

    Sebagai masyarakat ‘kafir (non muslim) yang tidak mudeng dengan fatwa MUI, berapapun harga bahan bakarnya….dan sebagai orang logis yang berpegangan pada prinsip ekonomis, mencari nominal termurah dengan menomor sekiankan kualitas adalah pilihan hidup😀

     
    • Shogun110tromol

      2 Juli 2011 at 22:04

      sori bro, tapi apa org non muslim itu selalu kafir dan selalu mencari nominal termurah tanpa melihat kualitas?

       
  3. enth

    30 Juni 2011 at 12:22

    tetep pake premium wae lah. sekalian mau minta ijin cantumin blog sampean di blogroll ku. boleh ?

     
  4. Hourex150L

    30 Juni 2011 at 18:07

    MUI udah di peralat tu,, seharusnya Pemerintah / Pertamina yang ngeluarin suatu program yang jitu agar bensin Miskin benar-benar untuk Orang miskin..

    * tapi harus dipertegas dulu batasan antara si miskin dan si kaya,, Tapi yang Saya tau Orang Miskin gak bakalan Sanggup Beli Motor.. Walaupun hanya Bebek seken..

     
  5. cinta produk sendiri

    1 Juli 2011 at 10:10

    tambah satu pilihan lagi, yg atas gk mewakili pilihan ane, motor saya kompresi rendah, tp bensin premium kualitas kurang bagus, jadi saya tetap ganti2 premium (krn sesuai mesin) dan pertamax (krn kalo terus2an premium pertamina yg kualitas jelek, motor saya bisa rusak)…
    kok panjang banget yah..hehehe

     
  6. Shogun110tromol

    2 Juli 2011 at 22:09

    knapa lembaga agama (MUI) jadi ikut2an mencampuri urusan umum? bukan bidangnya…..

    klo saya mampu, gak pake fatwa2an jg pasti make pertamax, klo emg kompresi mesin butuhnya pertamax. Klo kompresi mesin rendah, ya pikir2 dululah, wong make pertamax itu bikin panas mesin berkompresi rendah……..

     
  7. SKSD

    4 Juli 2011 at 23:36

    nimbrung aaah..
    soal fatwa MUI?? bener juga, coz dengan membeli BBM yang diperuntukkan untuk masyarakat yang kurang mampu, sama saja dengan mengambil hak2 mereka yang sebenrnya memang sangat membutuhkan. Tapi di sisi lain, beli BBM non subsidi buat kendaraan yang CR nya 9:1 judulnya jadi terkesan riya’, alias berlebih-lebihan..
    sekarang tinggal milih, mau ikut yang mana?? ane sih ngikutin kata hati ajah..:mrgreen:

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: