RSS

3 Premium + 4 Pertamax Plus = 7 Pertamax?

15 Mei

mengikuti harga BBM tanpa subsidi rasanya akhir2 ini akan mencekik para bikers, so untuk mengakali dan mensiasatinya beberapa hal dapat dilakukan. ada yang langsung mengganti Bahan Bakar motornya dengan bahan bakar bersubsidi yang harganya jauh dibawahnya atau malah dengan mengurangi frekuensi dan jarak menggunakan kendaraan.

Tapi sebenarnya ada satu alternatif lain yang bisa dilakukan para pengendara kendaraan bermotor, yaitu dengan mengoplos BBM bersubsidi (premium) dengan BBM yang tidak bersubsisi (pertamax atau pertamax plus). Meskipun belum diketahui apakah dengan mencampur kedua jenis BBM tersebut dalam tangki bensin, senyawa keduanya akan bersatu, namun pantas dicoba juga.

Satu yang sering dijadikan dasar orang dalam mengoplos BBM bersubsidi dan BBM nonsubsidi, yaitu untuk mengoplos BBM dari 1 macam produsen, karena ditakutkan senyawa BBM bersubsidi dengan BBM non subsidi tidak akan sama dalam ramuan komponen kimianya. dan karena BBM bersubsidi yang ada di Indonesia cuma dijual oleh Pertamina dalam bentuk premium, maka mengoplosnya pun dengan produk Pertamina lain yang non-subsidi, yaitu Pertamax atau Pertamax plus. Meskipun sepertinya belum ada riset juga kalo Premium dioplos dengan produk dari SPBU lain misalnya Shell, Petronas ataupun Total, akankah mencampur atau tidak….

Untuk kendaraan dengan kompresi tinggi yang mengharuskannya memakai BBM beroktan 92 (dalam hal ini Pertamax) terdapat satu cara mensiasatinya, yaitu dengan mengoplos premium dengan pertamax plus dengan perbandingan tertentu. Dari perhitungan yang saya buat, berikut hasilnya

Dari itung2an diatas, dapat terlihat jika membeli langsung BBM beroktan 92 (Pertamax), dengan asumsi harga sekarang Rp9.250, maka untuk mendapatkan 7 liter seorang biker perlu membayar sebesar Rp.64,750. Sedangkan dengan mengoplos Pertamax plus dengan Premium diperoleh BBM beroktan 92 seharga Rp51.700 saja. Harga itu diperoleh dengan membeli 3 liter premium dan 4 liter Pertamax plus, atau Rp13500 premium dan Rp38.200 pertamax plus. Ada selisih Rp13.050 rupiah yang bisa dibilang lumayanlah, bisa dapet makan siang satu kali dikantor, hehehe….

Namun, mengisi kendaraan dengan 7liter BBM hanya dapat dilakukan untuk motor2 (mobil tentunya bisa) yang kapasitas tengki bensinnya mencapai 7 liter, dan sepertinya ini baru dipunyai oleh motor2 sport. So, untuk motor2 yang kapasitas tengki bensinnya kecil, saya juga telah buat perbandingannya sbb:

Cara membacanya:

Untuk tanki motor yang maksimalnya mampu menampung 5liter BBM, alternatif pertama dapat dilakukan, yaitu dengan membeli 2 liter premium  senilai Rp9.000 dan 2,67 liter pertamax plus senilai Rp.25.467, maka akan diperoleh BBM beroktan 92 sebanyak 4,67 lter. yah, kenyataan di lapangan bisa dibulatkanlah 9 ribu premium dan 25 ribu pertamax plus, gitu saja. so lumayanlah daripada ngisi pertamax semua, hitung aja sendiri berapa duit yang harus dikeluarkan untuk bisa beli 4,67 liter pertamax, tentu bakalan ada selisih bukan?

Untuk yang tengki bensinnya lebih kecil, misalnya cuma mampu menampung 3,8 liter, saya tuliskan 2 alternatif. yaitu dengan 7ribu premium dan 20ribu pertamax plus atau 5 ribu premium dan 14ribu pertmax plus.

Lha terus bagaimana buktiin kalo BBM dalem tengki bakal nyampur?

Gampang bro…

Lebih mudahnya ya diterapkan dulu pada motor berkompresi tinggi, jika hasil campurannya bikin motor jadi brebet bin ndut-ndutan ya berarti ntu BBM gak nyampur, kalo tetep lancar jaya ya bisa diartikan oktannya bener tercapai 92 alias bisa nyampur.

Untuk menghindari mesin motor make pertamax plus lebih dulu, isiin aja premiumnya lebih dulu biar si premium ada di bagian bawah dan tercampur begitu pertamax plus dimasukkan. Atau ada yang mau ngocok-ocok tengki bensinnya? ya monggo kalo mau sih…

Intinya, untuk mendapatkan BBM beroktan 92 diperlukan premium dan pertamax plus dengan perbandingan 3 dibanding 4, bisa disesuaikan dengan harga berapapun.

Itu saja!

NB: kalo jual BBM eceran oplosan dengan perbandingan 3:4 seperti itungan diatas kira2 bakal laku gak ya?, tanya ganang….

 
20 Komentar

Ditulis oleh pada 15 Mei 2011 in otomotif, Umum

 

Tag: , , , , ,

20 responses to “3 Premium + 4 Pertamax Plus = 7 Pertamax?

  1. yuwon

    16 Mei 2011 at 07:17

    Pertamax, Jadi lebih irit

    numpang jemuran aja
    New Mv Agusta F4 RR Desain Terindah & Paling Powerfull
    http://vespaalitalia.blogspot.com/2011/05/new-mv-agusta-f4-rr-desain-terindah.html
    Motogp: Honda Menang, Honda Malang & Rossi Podium
    http://vespaalitalia.blogspot.com/2011/05/motogp-honda-menang-honda-malang-rossi.html
    Peluang Yamaha X-Max 250 ABS Sangat Besar
    http://vespaalitalia.blogspot.com/2011/04/peluang-yamaha-x-max-250-abs-sangat.html
    Yamaha R4 YZF-250
    http://vespaalitalia.blogspot.com/2011/05/yamaha-r4-yzf-250.html

     
  2. triclaksono

    16 Mei 2011 at 07:37

    secara tangki bebek ku 3.7 lt x 9250 = 34225 perak..alhamdullilah masih kbeli pertamax..1 tangki full/minggu..hehe😀

     
    • kangmase

      16 Mei 2011 at 07:59

      weih, seminggu cuma 1 fulltank, cuma kemana aja tuh?

       
      • triclaksono

        16 Mei 2011 at 18:34

        cuma P-P rumah ke kantor mas, 22 km sekali jalan, secara motor bebek ku cuma hidup 2 jam/hari, 1 jam kekantor, dan 1 jam pulang ke rumah selama 5 hari kerja..jadi kebanyakan parkirnya hehe..makanya bbm pertamax nya awet..😀

         
  3. Hourex150L

    16 Mei 2011 at 07:45

    waalaaa, gimana mau ngoplos Maze, wong yang ada di SPBU cuma Premium..😀:mrgreen: .xixiiii..

    PISS..

     
    • kangmase

      16 Mei 2011 at 07:59

      hehehe, ya brarti gak usah….

       
  4. Amama Ali

    16 Mei 2011 at 08:16

    lagi tobat dari pertamax:mrgreen:

     
  5. vwx a.k.a capelah

    16 Mei 2011 at 08:34

    sayangnya di daerah ku belum ketemu pertamax plus! lah wong pertamax aja seharga pertamax plus di jakarta!

     
  6. dnugros

    16 Mei 2011 at 12:29

    premium di oplos pake etanol dengan perbandingan 1lt : 10 cc = ron 91, nah lhooo mendekati nilai pertama tho😀.

     
    • kangmase

      16 Mei 2011 at 12:32

      lah, bisa tho? ada efek negatifnya gak ni?

       
      • dnugros

        18 Mei 2011 at 10:35

        Ada, sifat etanol khan korosif jadi hati2 aja kalo tangki sampean cepat karaten. Makanya setelah dioplos langsung dihabiskan jangan ditampung terlalu lama…

         
  7. Virus

    16 Mei 2011 at 13:23

    wah nice info om…
    *saat ny berhemat…

     
  8. rahmadirizma

    16 Mei 2011 at 15:16

    widih…mantaf ni mzbro inpo’y, coba ah terapin di vixi ane, bis pertamax pure mahal bener, tp masalah ga sih mzbro kalo vixi dikasih minum premium..!?

     
    • kangmase

      16 Mei 2011 at 17:29

      sorry kurang tahu, coba dulu aja, masukin premium 3 liter + pertamax plus 4 liter, cobain ada masalah gak, kalo gak masalah ya lanjoot…………

       
  9. zerry

    16 Mei 2011 at 17:11

    di banjarmasin pertamax tembus 9600/liter
    sakit hati mzbro….

     
  10. chi

    17 Mei 2011 at 09:02

    nice artikel ..

     
  11. gogo

    17 Mei 2011 at 13:48

    mantab dah wejangannya..

     
  12. Helmy Faisal

    18 Mei 2011 at 05:09

    kira-kira pake oplosan bakal ngaruh ke keawetan mesin dalam jangka panjang gak ya?

     
  13. AnRocK

    19 Mei 2011 at 02:23

    ~Nice Article~
    ane udah pke “Cara Jitu” sejak lama 0m, mayan buat “ngakal2i” dlm pnggunaan Enjin2 Kompresi Tinggi bin padet :p

     
  14. tuaffi

    22 Agustus 2011 at 01:55

    blogwalking.. Kalau kepepet banyak akal yahh.. hehe

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: