RSS

Benarkah keuntungan KMI jualan di Kalimantan lebih besar daripada keuntungan AHM?

24 Apr

Setelah membaca komentar bro teuku donny dipostingan sebelumnya, saya jadi ingin menulis tentang hal ini. Oya, berikut komentar si masbro tersebut:

Oke, pertama kita coba bandingkan harga Ninja 250 dan CBR 250 di Jawa dan Kalimantan, kemudian saya mencoba mencari besarnya DPP (Dasar Pengenaan Pajak) dari masing2 produk dan untuk masing2 daerah. Sesuai Peraturan Gubernur DKI seperti saya sebut pada postingan sebelumnya, besarnya DPP Untuk tahun pembuatan terbaru nilai jualnya ditetapkan 10% (sepuluh persen) di bawah harga kosong (off the road) atau 21,5% (dua puluh satu koma lima persen) di bawah perkiraan harga isi (on the road).

Untuk itu saya gunakan DPP sebesar 78,5% dari harga on the road. Dan sesuai dengan kesepakatan bersama antar Pemprov seperti disebutkan disini bahwa di Kalimantan dan Sulawesi berlaku tarif regional untuk BBNKB sebesar 15%. Dari perhitungan dapat dilihat bahwa hasil hitungan pada prediksi DPP 1 kurang tepat, so saya ubah2 hingga ketemu angka yang mirip dengan harga real pada prediksi DPP 2. (dapat dilihat angka pada warna kuning nilainya hampir mirip dengan harga real)

 

Perbedaan DPP menunjukkan perbedaan harga sebelum pajak. Namun, agar bisa di breakdown dengan harga real di Jabodetabek, maka perlu diketahui besarnya biaya transportasi dari Jakarta ke Kalimantan. Untuk itu kita asumsikan bahwa dalam kasus CBR 250R-ABS, AHM mengambil keuntungan yang sama antara di Jabodetabek dengan di Kalimantan, maka nilai sebesar Rp1.092.800 bisa dianggap sebagai sepenuhnya biaya angkut CBR 250R dari Jakarta ke Kalimantan, so dapat dihitung besarnya keuntungan lebih yang diterima KMI dari jualan Ninja 250R di Kalimantan, yaitu Rp2.468.200 (3.561.000-1.092.000)

Namun nilai sebesar Rp2.468.200 itu sebenarnya tidak bisa diasumsikan bahwa seluruhnya merupakan keuntungan lebih jualan di Kalimantan karena biaya transport untuk suatu produk selalu dipengaruhi banyaknya produk yang diangkut. Contohnya, biaya angkut CBR 250R sebesar 1 juta per unit karena dalam sekali angkut dari Jakarta ke Kalimantan unit yang dibawa adalah sebanyak 500 unit, sedangkan untuk Ninja 250R sekali angkut hanya 200 unit karena beda besarnya kemampuan pasar dalam membeli produk tersebut. Padahal bisa saja biaya total dalam sekali angkut untuk keduanya sama. kita misalkan biaya total angkut adalh 500juta, maka untuk 1 unit CBR akan dibebani biaya angkut sebesar 1 juta (500 juta dibagi 100 unit), sedangkan untuk 1 unit Ninja akan dibebani sebesar 2,5 juta (500 juta dibagi 200 unit).

 

Dari table dapat dilihat bahwa DPP CBR di Kalimantan sebsar 33.83 juta hampir sama dengan DPP pada hitungan ditabel atas sebesar 33,93 juta. Begitu juga dengan DPP Ninja antara 40, 76 juta berbanding dengan 41,83 juta. Bukan selisih yang material karena data kuantitas dan biaya angkut yang tidak dapat saya ketahui secara pasti.

Dari hitungan tersebut, maka bisa dianggap wajarlah kalo harga Ninja di Kalimantan jauh lebih tinggi daripada di Jakarta, dan juga bisa dianggap wajar kalo selisih harga Ninja (di Kalimantan vs Jabodetabek) lebih besar daripada seliish harga CBR (Kalimantan vs Jabodetabek).

Mengenai perbedaan harga CBR dan Ninja antara di Thailand dan di Indonesia pernah saya baca disini dan disini.

Itu saja.

NB: ganang bilang, makanya tinggal di jakarta…kali ini saya bisa jawab, wong Indonesia tu bukan cuma Jakarta kok Nang….

 
27 Komentar

Ditulis oleh pada 24 April 2011 in goblog

 

27 responses to “Benarkah keuntungan KMI jualan di Kalimantan lebih besar daripada keuntungan AHM?

  1. zuko

    24 April 2011 at 12:01

    ganang ntu apaan sih?

     
  2. Az147r

    24 April 2011 at 12:05

    bkin perbandingan satria f dong mas dgn yg d jabodetabek, harga otr kalsel Rp 19,7xx juta

     
    • kangmase

      24 April 2011 at 15:38

      prinsipnya sama aja, tinggal ganti angkanya saja lah….

       
  3. topa jatim

    24 April 2011 at 13:42

    di kalsel & kaltim yg laku keras ma ninja 2tak……..

     
  4. x

    24 April 2011 at 14:11

    ditempatku semua mtr yg ada di diler dijamin laris, kalw inden pun gk akan lama kok.

     
    • kangmase

      24 April 2011 at 15:39

      lha tempat sampeyan dimana ya?

       
  5. Admin

    24 April 2011 at 15:02

    wah jadi gt to
    jd tambah pengetahuan nich…

     
  6. joetrizilo

    24 April 2011 at 16:37

    Kalo perbedaan margin keuntungan antara AHM dan KMI untuk jualan di Kalimantan ya memang kelihatannya agak besar…. kalo menurut ane yang dah lama di Kaltim, AMH mungkin bisa menekan biaya pengiriman mengingat AHM masuk dalam group Astra yang tidak hanya sepeda motor saja namun jualannya juga Mobil (Toyota, Daihatsu dll) dan alat berat (United Tractor, Reman dll)…. Kalo KMI dia hanya jualan Motor aja…. dari sini saja sudah agak kelihatan kemungkinan selisih biaya transportasi (shiping)…. Motor dari AHM bisa dibarengkan dengan produk lain dari Group Astra jadi untuk costnya bisa ditekan, sedangkan KMI kemungkinan besar motornya di lewatkan campuran dengan kendaraan lain selain Kawasaki….
    Pengalaman ane waktu ngirim mobil jenis sedan dari Jakarta, biayanya sekitar RP 2.100.000 +asuransi jadi 2.300.000,- itu tahun 2003 loh…. dan pengirimannya ikut PT Kalla Lines yang dicampur dengan kendaraan lain beda merk…..
    Tapi yang paling tahu keuntungan sebenarnya adalah pihak KMI dan AHM, berapa sih keuntungan Netnya…..

     
    • joetrizilo

      24 April 2011 at 16:40

      Tambahan lagi… biasanya kalo dari Group Astra pengiriman langsung dari Jakarta ke Kalimantan, sedangkan untuk kapal yang isinya campuran, kapalnya terkadang ke makasar dahulu baru ke Balikpapan….
      Juga bila pengiriman dalam jumlah besar dan jumlah sedikit juga akan mempengaruhi biaya per unitnya…. IMHO…

       
    • kangmase

      24 April 2011 at 19:08

      ya mungkin seperti itu….

       
  7. extraordinaryperson

    24 April 2011 at 17:44

    ongkos kirim dan asuransi mungkin tambah beban

     
  8. gasfuel

    24 April 2011 at 18:41

    di banjarmasin ninin 250 tembus 52jt,,ane juga bingung.bisa semahal itu setelah ane cek n ricek harga resmi banjarmasin cuma 47.3jt…
    harga terkatrol 52jt itu permainan delaernya gan..kalau berani bayar 52jt barangnya cepet kluar..

    .

     
    • kangmase

      24 April 2011 at 19:05

      47,3 juta tu taun kemarin kali om, kalo tahun ini dengan kenaikan BBNKB 5% aja gak bakalan nutup tu harga….wajarnya harga ada di 49-50 juta om….

       
  9. broer

    24 April 2011 at 18:44

    ongks kirim mahal amat ya. Di jatim aja ninja jd 49,526 net otr

     
    • kangmase

      24 April 2011 at 19:07

      BBNKB di Jatim kan 5% lebih tinggi, so ngitung bodohnya ya naik 2,3% dari harga jakarta 46,5. Jadi kalo dijual 49,5 onhkirnya nyampe 700ribu dong….bisa dibilang mahal tu kalo cuma dari Jakarta ke Jatim…

       
  10. Matinman

    24 April 2011 at 21:26

    update harga baru di bontang kaltim selain pajak kendaraannya ada pajak daerah yang dibebankan ke produsen motor, harga / april ninja 250 di bontang 55.000.000 – 58.000.000 (SE), tu bakal ada kenaikan lagi sekitar 500.000-750.000, emang kalo general dibanding jawa harga di kaltim lebih mahal bro, tapi fenomena konsumen di kaltim, harga doesn’t matter, buktinya biar harga setinggi itu, kawasaki termasuk kacang goreng disini, pcx honda juga kacang goreng, cbr 250 juga dah jadi calon kacang goreng, sifat konsumen disini hedonis bro!

    http://www.niwira.com

     
  11. Matinman

    24 April 2011 at 21:26

    update harga baru di bontang kaltim selain pajak kendaraannya ada pajak daerah yang dibebankan ke produsen motor, harga / april ninja 250 di bontang 55.000.000 – 58.000.000 (SE), tu bakal ada kenaikan lagi sekitar 500.000-750.000, emang kalo general dibanding jawa harga di kaltim lebih mahal bro, tapi fenomena konsumen di kaltim, harga doesn’t matter, buktinya biar harga setinggi itu, kawasaki termasuk kacang goreng disini, pcx honda juga kacang goreng, cbr 250 juga dah jadi calon kacang goreng, sifat konsumen disini hedonis bro

    http://www.niwira.com

     
  12. joetrizilo

    24 April 2011 at 22:43

    Nitip sekalian tanya sama yang punya warung, kemarin aku lupa nyampein SPT, apa bisa SPT ane susulin ke kantor pajak?? trus dendanya berapa(SPT perorangan)?? terus dendanya bayar ditempat apa ikut di pembayaran tahun depan??? mohon pencerahannya ya….

     
    • kangmase

      25 April 2011 at 08:08

      SPT bisa disampaiin bos, tapi ke KPP terdaftar (kalao kemarin bisa lewat dop box, sekarang harus ke KPP terdaftar) atau bisa juga dikirim pos ke KPP terdaftar. Denda telat lapor SPT Thunan Orang pribadi Rp100.000,- dibayarkan setelah sampeyan nerima STP (Surat Tagihan Pajak), kalo belum nerima ya gak usah bayar dulu…

       
      • joe trizilo

        25 April 2011 at 13:22

        OOOO…….. okey infonya…. Langsung Ke KPP Bontang….
        Orang Bijak Taat Pajak….. Kata Iklan….

         
  13. dnugros

    25 April 2011 at 11:32

    hmmm…nice info bro

     
  14. othonx

    25 April 2011 at 18:21

    kaltim….. Tetap ninja yang juara…laris manis

     
  15. agungsevi

    28 April 2011 at 11:00

    emmhhh perntanyaanya ko negara kita tida menyebarkan pabrik motor didaerah ya???
    kalo dipikir2, dengan adanya pabrik didaerah kan biaya produksi lebih murah.. karena UMR daerah juga tidak semahal perkotaan…

    http://agungsevi.wordpress.com/2011/04/26/setel-kemudi-pada-roda-4learn-never-stop/

    http://agungsevi.wordpress.com/2011/04/17/ban-motor-tahu-kan-sekarang-ganti-ban-mobil/

    http://agungsevi.wordpress.com/2011/04/16/kawak-ksr-akan-menjadi-monster-cilik-2011/

     
    • kangmase

      28 April 2011 at 11:30

      banyak alasannya bos, dari pasarnya yang sebagian besar di jawa, trus ketresediaan SDM berkualitas di daerah kan lebih terbatas jumlahnya, pasti ATPM udah pada mikirin lah…yang jelas kalo di daerah emang biaya SDM bisa murah, tapi biaya total hingga motor sampe ke konsumen mungkin bakalan lebih mahal…

      oya, begini ini juga jadi perhatian pemerintah lho, contohnya ya diberikan fasilitas keringanan pajak untuk sektor tertentu di daerah terpencil seperti Papua, tapi kenytaannya pengusahanya yang pada gak mau….

       
  16. Dodhy Rhitonga

    10 Oktober 2012 at 06:22

    Mas bro.. di Jatim tahun 2012, BBNKB udah turun lagi jadi 10% sama ama Jakarta

    Tapi harga N250Fi tetap aja lebih mahal 4 juta dari Jakarta… saya tanya apa upping dia bilang harga resmi se jawa timur, gimana mas bro?

     
  17. Musriadi

    24 Oktober 2013 at 12:03

    Intinya jika ada uang untuk beli motor tsb akan terasa murah…. Hikzz..Hikzz…

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: