RSS

Pajak di Athena dan Remunerasi di Indonesia

15 Mei

Seperti yang telah diketahui bersama, sejarah pajak berasal dari Mesir, dengan mengenakan pajak atas minyak goreng. terdapat audit yang dilakukan kepada rumah tangga-rumah tangga untuk memastikan dipungutnya pajak minyak goreng tersebut.

Sejak saat itu, pajak juga diikuti oleh negara lain. salah satu yang pertama adalah Yunani, yaitu dengan mengenakan pajak Eisphora untuk digunakan membiayai perang. Eisphora sebenarnya adalah pajak yang dikenakan terhadap penghasilan, yang jumlahnya meningkat saat terjadi perang. Tak ada seorangpun yang tidak dinenai pajak ini. pengembalian pajak (restitusi) diberikan pada saat perang usai, yang dananya dicari fiskus dari sumber tambahan lain. tetapi belum jelas bagaimana perang diakhiri dengan kekalahan Athena, apakah ada restitusi tersebut atau tidak. Selain itu, terdapat juga Pajak Suara atau toll tax setiap bulan yang dikenal dengan nama Metoikion. Pajak ini  dikenakan terhadap Wajib Pajak Luar Negeri yang tinggal di Athena, yaitu mereka yang ibu dan bapaknya bukan orang Athena, besarnya satu Drachma (mata uang mereka) untuk laki-laki dan setengah Drachma untuk wanita. Selain itu, Yunani juga mengenakanpajak-pajak lain seperti pajak rumah, budak, ternak dan hasil pertanian.

dan sekarang, di 2010 ini, Yunani mengalami masalah di bidang perpajakannya. Pemerintah Yunani mengeluarkan kebijakan pemotongan uang belanja pegawai negeri (termasuk pensiunan) serta kenaikan pajak yang dirancang guna mengatasi krisis keuangan negara. Dan ini telah disetujui parlemen. Kenaikan pajak ini mencapai 12%. Pajak yang dinaikkan terutama pada pajak konsumen, misalnya kenaikan pajak atas mobil dari 150 euro hingga 1000 euro untuk mobil mewah per tahunnya. Harga minuman keras dan rokok naik sebesar 20% (penduduk Yunani merupakan perokok berat).

kebijakan tersebut mendapat protes dari berbagai pihak, khususnya dari pada pegawai negeri, termasuk dari para pegawai pajak, dan bahkan hingga ada kantor pajak yang terpaksa harus tutup karena ada demonstrasi menentang kenaikan pajak tersebut. bahkan polisi yang merasa dirugikan dengan kebijakan tersebut malah bergabung dengan para demonstran. akibat demonstrasi yang berubah menjadi kerusuhan tersebut, 3 orang tewas (5/5), dan kantor pajak rusak akibat bom.

selain demonstrasi, serikat pekerja di Athena juga melakukan mogok kerja.  lebih dari satu juta pekerja publik dan swasta diimbau oleh dua kelompok serikat pekerja di Yunani untuk bergabung dalam aksi mogok ini.

Bahkan Serikat Pekerja Yunani meningkatkan aksinya menjadi mogok kerja nasional, termasuk menutup kantor pelayanan publik, sekolah, kantor bea cukai dan kantor pajak serta menghentikan sementara transportasi umum dan lalu lintas penerbangan selama 24 jam. Di kantor kementrian, layanan publik, bank dan sekolah ditutup selama mogok kerja ini, sedangkan rumah sakit beroperasi dengan staf yang amat terbatas.

penerbangan dari dan menuju Yunani mengalami pembatalan pada hari Kamis 11 Maret 2010. Kondisi ini diperparah karena serikat pekerja pengatur lalu lintas bandara  turut serta dalam protes ini. transportasi laut dan kereta api juga terganggu akibat aksi mogok ini. Para pekerja di dua bidang transportasi tersebut juga turut serta dalam aksi mogok di negeri para dewa tersebut.

Krisis di Yunani ini terjadi karena Pemerintahan Yunani yang dipimpin oleh partai sosialis saat ini mendasarkan sistem perekonomiannya pada kapitalisme. Kondisi pengangguran  semakin meningkat,  banyak orang Yunani asli yang hilang pekerjaan akibat krisis. Di pihak lain, semakin banyak pendatang yang masuk ke Yunani untuk mencari pekerjaan sejak diberlakukannya bebas visa bagi penduduk Bulgaria, Rumania dan Polandia yang telah resmi menjadi anggota Uni Eropa. Para pendatang dari negara tersebut  bergabung dengan pendatang Albania, Pakistan, Bangladesh, India yang rata-rata merupakan pendatang illegal.

Sebenarnya krisis ini bisa diatasi dengan melakukan pinjaman dari lembaga internasional, tetapi Pemerintah tidak mau melakukannya, karena pinjaman ini dianggap lebih berisiko daripada melakukan pemotongan belanja dan kenaikan pajak ini.

Kondisi ini memang tidak ada hubungannya dengan Indonesia, dan bahkan dikabarkan nilai tukar mata uang rupiah terhadap Euro meningkat tajam, meskipun peningkatan signifikan tetap terjadi pada dolar AS.

Akan tetapi, dengan melihat keaadaan diatas, mungkinkah akan terjadi kondisi sedemikian rupa jika remunerasi di DJP, atau Kemenkeu dicabut dan mungkin juga pembatalan remunerasi di K/L yang lain? Apakah para PNS Indonesia juga akan melakukan mogok kerja dan bahkan mungkin demonstrasi hingga kerusuhan?

Hmmmm…………

Pondokaren, 15 mei 2010

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 15 Mei 2010 in goblog, pajak

 

Tag: , , , , , ,

2 responses to “Pajak di Athena dan Remunerasi di Indonesia

  1. Bangpay

    15 Mei 2010 at 15:51

    Wah, semoga ini tidak diartikan sebagai ancaman, kangmase…🙂

     
    • kangmase

      15 Mei 2010 at 16:24

      ah, siapalah saya ini mpe bisa-bisanya ancam-mengancam, bang! lagian siapa juga yang bakal merasa diancam?

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: