RSS

Falsafah hidup bangsa ini berubah

14 Mei

sebuah tulisan lama tapi terbukti hingga sekarang

sebuah falsafah yang dipercaya mengatakan, janganlah hidup untuk makan, tapi makanlah untuk hidup!

tetapi ternyata falsafah itu tak dipegang oleh kebanyakan orang Indonesia, terutama oleh orang orang dengan ekonomi yang lumayan baik di Jakarta khususnya dan kota kota besar di Indonesia pada umunya, yang jelas tak berlaku untuk orang miskin, apalagi petani. kenapa? karena mereka punya falsafah baru, yang mana berbunyi seperti ini

janganlah bekerja untuk mencari uang, tetapi carilah uang untuk mendapat kesenangan!

logikanya adalah,
mereka yang bekerja/tinggal di kota besar akan bekerja keras untuk mendapatkan uang pada hari hari kerja, dan akan menghabiskan uang hasil kerjanya untuk mencari kesenangan sekedar rekreasi dari kepenatan selama bekerja, bisa berupa kesenangan saat mudik ke kampung halaman, rekreasi ke tempat wisata pada saat weekend ataupun dengan kesenangan mengada ada pada saat dugem, di diskotik, karaoke atau entah dijalan sambil balapan motor.
dan semua itu tentunya hanya sekedar dilakukan untuk mencari kesenangan bukan? bekerja untuk mendapat uang, dan uang untuk bersenang senang. begitu saja yang terjadi bukan?

bagaimana menurut sampeyan?

bdg, 21 Nopember 2008
nb: kalo ganang masih bekerja untuk sekedar makan, lha mo senang senang gimana wong tinggalnya aja di kolong jembatan.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 14 Mei 2010 in goblog, Umum

 

Tag: , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: