RSS

Tarif Karaoke di Jakarta Bakal Naik

12 Mei

Akibat penagturan dalam UU PDRD yang baru, Pemprov DKI berencana menaikkan enam jenis pajak daerah, yaitu pajak kendaraan bermotor, pajak bea balik nama kendaraan bermotor, pajak bahan bakar kendaraan bermotor, pajak hiburan, pajak mineral bukan logam dan batuan serta pajak parkir. Rencana itu telah disampaikan dalam rapat dengan DPRD DKI di ruang rapat paripurna DPRD DKI tentang revisi 11 perda, Selasa (11/5).

pajak kendaraan bermotor dari semula 5 persen menjadi 10 persen, pajak bea balik nama kendaraan bermotor dari 10persen menjadi 20 persen, pajak bahan bakar kendaraan bermotor dari 5 persen menjadi 10 persen , pajak mineral bukan logam dan batuan dari 20 persen menjadi 25 persen, dan pajak parkir dari 20 persen menjadi 30 persen. Dan yang menjadi titik penting untuk saya tuliskan adalah bahwa kenaikan tertinggi yang diajukan dalam usulan tersebut, yakni pajak hiburan yang semula sebesar 10 -20 persen menjadi 10 persen hingga 75 persen.

kenapa? karena saya merasa peduli dengan nasib teman-teman saya pengguna hiburan penyuka karaoke dan sejenisnya dimana tentunya tarif perjamnya dimungkinkan akan ikut naik menginagt biaya pajaknya yang meningkat itu. dan saya juga tahu bahwa beberapa kawan saya yang meskipun tinggalnya tak di sebenarnya Jakarta tetapi selalu mencari hiburan di Jakarta.

mungkin dengan naiknya tarif pajak hiburan ini akan dapat membuat para penggemar hiburan untuk beralih ke wilayah lain yang bukan Jakarta seperti di Bintaro (dah ada tempat karaoke franchise bukannya?) atau di Serpong atau di kampung sekalian.

Oya, buat para pengendara kendaraan bermotor, kenaikan tarif ini perlu disyukuri karena ketentuan dalam UU PDRD menyebutkan bahwa penerimaan dari pajak kendaraan bermotor wajib dialokasikan untuk mendanai pembangunan sarana dan prasarana yang secara langsung dinikmati oleh pembayar pajak dan seluruh warga. dan dalam hal ini Pemprov DKI mengalokasikan  10 persen  dari penerimaan pajak kendaraan bermotor  untuk pemeliharaan dan pembangunan jalan, serta peningkatan sarana dan transportasi umum. Sedangkan sebagian penerimaan pajak penerangan jalan digunakan untuk menyediakan penerangan jalan. so, bagi yang masih memakai motor daerah lebih untung lagi, karena pajaknya belum tentu naik(liat daerah masing-masing) tapi jalanan di Jakarta mulus(semoga!)

gitu aja!

pondokaren, 12 mei 2010

pemakai motor plat AD

nb: ganang nyesel beli motor di jakarta, mo dijual murah nih siapa mau?

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 12 Mei 2010 in goblog, Umum

 

One response to “Tarif Karaoke di Jakarta Bakal Naik

  1. bejo

    12 Mei 2010 at 18:16

    Lha sampeyan ki motore plat AD mbayar pajeke ra nang jakarta kluyurane nang jakarta! piye ki pak?

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: