RSS

Meteor Jatuh, Lumrah atau Ulah Manusia?

04 Mei

Setiap tahun, bumi diterjang sekitar 25 ribu ton debu ruang angkasa. Tahun ini ada 11 hujan meteor utama termasuk Lyrids. Ledakan meteor terbesar di Indonesia terjadi di Bone, Oktober 2009.

1. Meteor di Bone terjadi pada Kamis (8/10/2009), warga Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, dikejutkan dengan adanya suara ledakan di mana sejumlah saksi mata sempat melihat benda memancarkan api dan asap di udara.

Ledakan meteor itu menyita perhatian ilmuwan dunia. Ledakan yang dipicu asteroid besar itu bahkan dilaporkan sampai terdeteksi oleh alarm infrasound milik Comprehensive Nuclear Test Ban Treaty Organization (CNTBTO) yang berjarak 10.000 km dari lokasi jatuhnya meteorit.

Bahkan, ledakan ini terdeteksi oleh alat sensor CNTBTO yang memang dikhususkan mendeteksi aktivitas atau ledakan nuklir di bumi. Ledakan ini sangat mengejutkan astronom dunia. Sebab, mereka tidak mendeteksi keberadaan asteroid ini sebelum menghunjam bumi.

Meteor ini menghantam bumi berdiameter 15 sampai 20 kilometer di atas bumi dan jatuh di perairan Teluk Bone, Sulawesi Selatan, diameternya 10 meter. Menurut NASA kekuatan ledakan meteor Bone tiga kali bom atom Hiroshima. Meteor Bone ini ukurannya lima kali dari meteor yang meledak di Wisconsin, Amerika Serikat bulan April 2009.

2. Tiga bangunan milik warga Gampong Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, ludes terbakar ketika listrik padam, Kamis (15/4/2010) sekitar pukul 19.30 WIB.

Dilaporkan, tiga bangunan tersebut dua di antaranya ruko (rumah toko) semipermanen dan satu rumah milik warga yang terkena tsunami tidak dapat diselamatkan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Informasi lain menyebutkan, kebakaran itu diawali dengan jatuhnya benda aneh seperti api di atas atap salah satu bangunan yang terbakar tersebut. Benda aneh itu diduga jatuh dari langit dan masyarakat menyebutkan meteor. Namun, pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran itu.

Belum bisa 100% benar bahwa sumber api berasal dari meteor terkait berita hujan meteor 16 april – 26 April 2010. Namun Beredar kabar di kalangan warga sekitar Desa Lambaro Skep, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh bahwa sumber api berasal dari benda aneh seperti bola api atau meteor yang jatuh dari langit dan mengenangi bangunan toko semipermanen yang kemudian api menjalar melumat bangunan rumah di sampingnya.

3. Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan) memastikan benda yang jatuh di Duren Sawit adalah sejenis meteor atau pecahan asteroid. Kejadian ini mirip dengan peristiwa jatuhnya meteor di Laut Bone, Sulawesi Selatan.

“Peristiwa ini sama dengan di Bone, hanya saja ledakan meteor itu jatuh di laut. Sedangkan di sini jatuh di pemukiman,” kata Abdurrahman, peneliti Lapan bidang Matahari dan Antariksa, di Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat, 30 April 2010.

Pusat Laboratorium dan Forensik (Puslabfor) Mabes Polri menemukan indikasi kandungan unsur kimia pada benda misterius yang menghantam rumah di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, mirip dengan unsur meteor.

“Hasil penelitian menunjukkan kemiripan namun kita belum berani menyimpulkan,” kata Kepala Departemen Balistik Metalurgi Puslabfor Mabes Polri, Komisaris Besar Amri Kamil di Jakarta, Sabtu (1/5).

Amri menyebutkan berdasarkan hasil penelitian unsur kimia yang ditemukan pada benda misterius berbentuk debu pasir itu mengandung zat besi, silikon, magnesium dan unsur lainnya. Perwira menengah kepolisian itu mengungkapkan pihaknya juga menemukan tanda ciri fisik yang sama pada unsur kimia antara benda misterius dengan meteor berdasarkan kepadatan dan cairannya.

Sebelumnya pada Kamis (29/4), tiga rumah milik warga hancur setelah terkena hantaman benda panas yang jatuh dari atas bumi dengan kecepatan tinggi di Jalan Delima VI Gang II, Duren Sawit, Jakarta Timur.

4. Lainnya
Berikut ini beberapa meteor yang jatuh di Indonesia. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional menduga meteor itu seukuran buah kelapa.

1797:
Meteor ditemukan jatuh di Prambanan, Jawa Tengah. Inilah meteor yang tercatat jatuh di Indonesia untuk pertama kalinya.

1811:
Meteor seberat 10 ton ditemukan di Surakarta, Jawa Tengah.

10 Juli 1822:
Meteor jatuh di Cirebon, Jawa Barat, seberat 16,5 kilogram.

19 September 1869:
Meteor seberat 20 kg ditemukan di Cabe Remban, Jawa Timur.

19 Maret 1884:
Meteor ditemukan di Djati Pengilon, Jawa Timur, seberat 1,66 kuintal.

2 Juni 1915:
Meteorit seberat 24,75 kg ditemukan di Klender, Jakarta Timur. Batu ini kemudian dinamai Meester-Cornelis.

19 Desember 2004:
Warga Jinjing, Kecamatan Tigaraksa, Tangerang, mendengar ledakan keras di langit pada pukul 07.30. Suaranya terdengar hingga Jakarta dan Bekasi. Para ahli meyakininya sebagai ledakan meteor, meskipun jejaknya tak ditemukan.

1 Januari 2008:
Meteor jatuh di Gianyar, Bali.

dari sejumalh keajadian diatas yang saya ambil dari berbagai sumber, bagaimana menurut sampeyan? apakah ledakan meteor dimana meteor sampai ke bumi tidak habis terbakar di atmosfir adalah kerena memang sudah lumrah atau karena ada sebab ulah manusia diadalamnya yang mana lapisan Ozone bumi telah menipis dan bolong di beberapa tempat yang merupakan ulah manusia? saya sendiri tidak bisa menyimpulkan, silakan sampeyan saja kalau lebih ngerti…

Sekedar info, proses terjadinya Lubang Ozon: Lapisan ozon yang berada di stratosfer (ketinggian 20-35 km) merupakan pelindung alami bumi yang berfungsi memfilter radiasi ultraviolet B dari matahari. Pembentukan dan penguraian molekul-molekul ozon (O3) terjadi secara alami di stratosfer. Emisi CFC yang mencapai stratosfer dan bersifat sangat stabil menyebabkan laju penguraian molekul-molekul ozon lebih cepat dari pembentukannya, sehingga terbentuk lubang-lubang pada lapisan ozon.

Lubang Ozon, diambil dari Okezone

Gambar diambil dari okezone.com

nb: ganang make ozon buat bersihin muka, say nanya mang bisa ya?

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 4 Mei 2010 in Umum

 

Tag: , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: