RSS

Bajaj korbankan para pembeli Pulsar 180 awal

16 Mei

Oke, mencoba menulis tentang pabrikan lagi, tapi kali ini pabrikan dari India yang lagi naik daun, yaitu Bajaj. Bajaj semula dikonotasikan negatif dengan angkutan umum roda tiga yang berisik suaranya, dan asep dari knalpotnya tebel pisan, namun persepsi itu berusaha diubah oleh pabrikan Bajaj dari India dengan mengenalkan pulsar pada Nopember 2006 dengan Pulsar 180, diikuti dengan kakak dan adiknya P200, P135 dan XCD 125 yang sekarang line upnya tinggal P180, P135 dan yang baru saja muncul P220.

Oke, yang ingin saya bahas tentunya terkait Pulsar 180 dimana saat peluncurannya harga ni mongtor mencapai 18 juta rupiah. Dan dengan performanya yang yahud, ternnyata pendatang baru ini lumayan laris manis juga, terbukti BAI sebagai ATPM mengeluarkan produk lainnya seperti disebutkan diatas.

Namun yang menjadi masalah adalah ketika BAI ingin membawa sang pemegang tahta tertinggi Bajaj, the fastest Indian P220, akhir tahun kemarin harga berbagai varian pulsar diturunkan. P180 diturunkan dari 18juta menjadi 15,9juta, P200 diturunkan dari 21 juta menjadi 18,9 juta hanya untuk kemudian didiscontinue, Pulsar 135 juga hanya dibanderol 14,7juta, sedang XCD 125 yang dibanderol 13,5juta sudah didiscontinue jauh2 hari sebelum P220 diluncurkan….

Yang perlu dijadikan pertimbangan tentu gimana nasib pembeli Pulsar 180 sebelum turun harga, apa ndak ngerasa beli produk yang overprice? Rasanya kalo saya jadi pembelinya gak bakal ikhlas, ada rasa menyesal di hati, ada rasa dikorbankan oleh BAI untuk bisa menguntungkan pembeli2 sesudah harga turun.

Soal pembeli P220 atau XCD 125 tentu gak akan ada masalah, wong pemiliknya malah jadi eksklusif sekarang karena motornya gak terlalu banyak di jalanan…

Kalo pembeli P180, masak 2 motor P180 jejeran beda tahun, yang tua dibelinya lebih mahal dari yang muda sih? masuk akalnya kan yang tua lebih murah dari yang muda, ya tho?

terus bagaimana dengan harga motor bekasnya? yang pasti anjlok dong, kalo tahun 2009 akhir harga seken p180 tahun 2007 masih di kisaran harga 13-14 jutaan, begitu ada penurunan harga motor baru dari BAI,pada 2010 harganya langsung anjlok dibawah 10juta. Lhadalah…ngalamat yang jual bakalan rugi dong…

Oke, soal itu sudah terjadi kemarin2, so para pembeli P180 awal pun gak kan terlalu mempersoalkan….

Namun, kenyataannya sampai sekarang, masalah sparepart ni mongtor gak kunjung selesai bin lancar, dalam arti gak kunjung mudah didapetkan. dimana-mana sparepart susah dicari,jadi para biker harus pinter2 untuk mencari sparepart motor lain buat ngakalin biar motor tetep yahud…

Apa karena motor ini daya tahannya dianggap luar biasa, pembelinya gak butuh sparepart gituh? hmmm…sepertinya BAI juga lagi mikir gimana mensiasati masalah ini.

contoh sparepart, gak tahu buat motor apaan...

sesuai tulisan dari motorplus, BAI mo bikin kerjasama bikin dealer khusus sparepart,biar mudah distribusinya katanya. namun, dari rencana itu ditulis oleh motorplus, sampai sekarang kelangkaan sparepart Pulsar 180, termasuk juga varian lain produk Bajaj belum terselesaikan. Dimana-mana masih susah nyarinya…

Jadi ngerasa terdzolimi saja, dah bia beli mongtornya, eh kalo mongtornya kenapa-napa dan butuh ganti sparepart, lha kok stok sparepartnya gak ada dan harus nungguin,,,hmmm…..

Soal distribusi, bukannya sebenarnya bisa dikirim langsung ke dealer2 tempat penjualan motornya ya? ngirimnya bisa barengan unit motornya ataupun dikirim sendiri. Yang perlu dilakuin hanyalah mengirim sparepart dalam jumlah yang lumayan banyak diambil dari prosentase penjualan motor per tahunnya, misalkan saja si dealer pernah menjual P180 tahun 2006 100 unit, 2007 200 unit, 2008 300 unit, 2009 400 unit, 2010 500 unit, maka pada 2011 dapat dijagain untuk satu jenis sparepart sebanyak  57 buah {misalkan prosentasenya sbb: (1% x 500) + (2% x 400) + (4% x 300) + (8% x 200) + (16% x 100)}. Intinya jumlah sparepart yang dikirim (berarti juga yang diimport) disesuaikan dengan jumlah motor terjual dengan prosentase tertentu yang menggambarkan kemungkinan rusaknya suatu komponen tertentu. Soal adanya force major macam kecelakaan itu kasus lain yang jika tidak tersedia sparepartnya ya disuruh sabarlah konsumennya namanya juga akibat kecelakaan, ya tho?

Jadi, rasanya buat pengguna P180 dan variannya untuk sementara memakai sparepart ya seadanya saja, yang penting sparepart ada, walo ngambil sparepart motor dari pabrikan lain…

Hmmmm. sepertinya itu saja.

NB: ganang mbengkel sendiri, soalnya gak punya duit kalo harus mbengkelin motornya di beres…

About these ads
 
39 Komentar

Ditulis oleh pada 16 Mei 2011 in otomotif, Umum

 

Tag: , , , ,

39 responses to “Bajaj korbankan para pembeli Pulsar 180 awal

  1. Angga

    16 Mei 2011 at 10:56

    Disamping indenan byson udah nongol & P220 waktu itu (Maret 2011) masih inden 2 minggu, ada 2 hal yg bikin saya urung menimang P220 waktu itu:

    1. Sparepart. Ini masalah klasik, mungkin masih bisa terbantu dengan ikut komunitas.

    2. Banting harga. Ini bukti klo BAI ngga sayang sama konsumennya. P200 aja langsung disuntik mati,
    padahal blm lama keluar (klo dibandingin sama umur produksi 1 tipe motor jepang). Lha ini P180 yang notabene masih sangat baru, langsung disunat harganya. Kebayang kan berapa banyak konsumen yg sakit hati? Ngga tertutup kemungkinan P220 bakal mengalami hal yg sama 1-2 tahun mendatang klo Bajaj ngeluarin produk baru.

    http://spaceromantic.wordpress.com/2011/05/16/pengumuman-hasil-polling-skutik-yang-sebaiknya-diluncurkan-oleh-ymki/

     
  2. dnugros

    16 Mei 2011 at 12:26

    hmmm…masuk akal juga sih, tapi bagi yang sudah fanatik suatu brand, hal seperti ini juga kurang begitu ngefek

     
    • kangmase

      16 Mei 2011 at 13:15

      lha karena saya gak fanatik brand, so ngefek kan? hehehe

       
      • sky

        1 November 2011 at 13:18

        @kangmase : karena anda tdk fanatik jadi boleh menjelek2kan BAI atau Produk Bajaj? Ga boleh tuhh braderr… :)

        Gimanapun kita harus saling mengisi & melengkapi, ente tau kan kode etik jd penulis blog?

        Saya penunggang PIBO sudah hampir 2 thn tdk mengalami masalah yg berarti & rekan2 yg lain yg sudah lama punya jg tdk mengalami hal yang berarti.

        Intinya gini aja bro : kalau kita merawat & memperlakukan motor kita dgn wajar, maka g akan ada keluhan2 yg berarti.

        meskipun pakai merk jepang dan merek terkenal sekalipun, tp cara berkendara kita seruntulan… Pasti bnyk rusaknya. Ga usah ngomong produsen kalau gitu… Spare part oleh BAI semakin hari semakin diperbaiki & berbenah…

         
        • kurotsuki

          17 Januari 2012 at 17:06

          Bukan masalah rusak ga rusaknya, bro. Sebaik2 kita ngerawat motor, pasti akan ada usia senja untuk part-part-nya. Kalau udah aus, mau ga mau musti ganti (blom pernah kan anda nemu part yang tahan seumur hidup?). Nah … kalo mo ganti aja musti nginden dulu … kan repot.

           
  3. wong bogor

    16 Mei 2011 at 12:46

    mirip china banget…
    sekali ngeluarin produk ga lama kemudian langsung disuntik mati…..sparepart nya pun susah.
    kalo menurut saya wajarlah dengan harga yang murah dan itu harus bisa diterima konsumen.
    jangan dibandingakan dengan motor jepang meskipun harganya mahal tapi sparepartnya gampang.

     
  4. justme

    16 Mei 2011 at 13:07

    kalo ane malah minta harga motor bajaj yg sekarang diturunin lagi……. wkwkwkwk.

     
  5. dolanclinick

    16 Mei 2011 at 13:11

    aku juga punya ni,biru

     
  6. ken arok

    16 Mei 2011 at 13:15

    khusus untuk motor bajaj yang bagus, nyaman, tangguh tapi dijual harganya anjlok…ya gak usah dijual pake aja terus sampai jadi motor antik

     
    • kangmase

      16 Mei 2011 at 13:17

      setiap beli motor atau handphone sekalipun niatnya juga begitu om, tapi seiring waktu segala sesuatu yan direncanakan bisa berubah, so saya mencoba realistis saja melihat kondisi diri sendiri….

       
  7. Hourex150L

    16 Mei 2011 at 15:29

    iyaa yaa,, gimana tu Bai kok Produk sudah lama masih susah onderdilnya..

    Jangan cuma jualan motor duang lahh,, pikirin afte salesnya juga dung..!!

     
  8. Agung Rangga

    16 Mei 2011 at 21:38

    hihi…
    Saya ya taunya bajaj yang kendaraan 3 roda itu pak… :lol:

     
  9. Triyanto Banyumasan

    16 Mei 2011 at 22:39

    ayo bai kasih solusi

     
  10. satria_bajahitam

    16 Mei 2011 at 23:12

    Semoga petinggi BAI cepat tanggap masalah ini,karna produknya sudah di sukai sebagaian bikers tanah air.imho

     
  11. vwx a.k.a capelah

    17 Mei 2011 at 09:31

    permasalahannya motor ini masih import n komponennya juga impor! kalo BAI udah serius bikin pabrik disini, barulah saya rasa masalah sparepart akan teratasi!

     
  12. smartf41z

    17 Mei 2011 at 17:29

    jangan beli 220 deh kalo gitu. ntar 250 keluar doi banting harga lagi. makin banyak deretan sakit hati

    http://smartf41z.wordpress.com/2011/05/17/hasil-kejurnas-seri-2250-cc/

     
    • KSATRIA BAJAJ HITAM

      1 November 2011 at 14:16

      yaaa…. jangan pada beli pulsar biar pulsarku eksklusif

       
  13. earphane

    17 Mei 2011 at 18:58

    Keterlaluan juga ya BAI, motor yang dari asalnya udah murah kenapa disini di jual mahal. Berati saat dulu ngejual P180/200 BAI untungnya gede tuh, sayang untungnya gede tapi sparepart nggak bisa nyediain.
    Untung ane nggak tertarik beli, kepentok sama desainnya sih :mrgreen:

     
  14. kebandur

    18 Mei 2011 at 14:31

    setau ane sih, cost produksi p220 yg sekarang ini lebih murah, karena banyak part2nya yg mengadopsi p180 ug4 dan jumlah produksinya di india sono jg buanyak, jd wajarlah kalau BAI memangkas harga brg dagangannya ( jumlah import msuknya jg pengaruh lho ke harga, yg sekarang importnya lumayan banyak)

     
  15. kodokijo

    20 Mei 2011 at 11:46

    hahaha… aye dulu juga udah pernah ngutarain masalah ini di blognya bro IWB. wkt itu aye pake P200, dan akhirnya aye jual ke temen, gara2nya yaitu selang gak lama stlh aye beli P200, nongol P180 UG4 yg pake body P200 secara keseluruhan dan bahkan lbh ok drpd P200, karena udah pake shock dpn berukuran lbh gede punya P220 serta pake stang jepit. aye jelas kaga terima, masak P200 ama P180 sama persis bodynya. apalagi saat aye tau hrg P180 dan P200 diturunin sampe segitu banyak, dalam hati aye cuman bilang ‘untung pulsar-nya udah dijual, kalo gak lbh dalem lagi ruginya’.
    harusnya BAI bisa lbh bijaksana, jgn sampai konsumen jadi trauma dgn permainan pricing policy macam gitu.

     
  16. Afifur Rokhman

    25 Juni 2011 at 09:15

    Menurutku ini justru jadi keuntungan bajaj,, dia bisa lebih fleksibel maenin harga,, lha daripada dia maksain naikin harga karena salah di awal kan ya mendingan dia koreksi harga nya.. pembeli awal ya udah,, emang gitu lah teknologi,, klo dibandingin teknologi GSM,, emangnya pembeli SIM card yang dulu 100 rebuan bisa protes?? kalo gak mau rugi ya beli lah tanah, rumah, dll.. hehee..

     
    • adecahyapurnama

      1 November 2011 at 13:16

      betul, dulu Kartu perdana GSM menyentuh di level 400 ribu. sekarang cuma 10 ribu, ada yang protes gak?

       
  17. adecahyapurnama

    1 November 2011 at 13:19

    sparepart emang masalah klasik, karna itu, sebelum beli, teliti, telaah, survey, trus yakinkan hati dulu. bukan mendukung BAI, tapi saya kasian sama orang yang merasa sakit hati. jadi biar gak sakit hati, cek semuanya dulu, ya ibarat nyari istri..

    soal part, BAI gak bisa jadi pihak tunggal yang disalahkan, Dealer pun berperan dalam hal ini. kenapa? karna terkadang Dealer ogah nyetok part, kenapa? untungnya cuman dikit ketimbang nyetok unit..

     
  18. KSATRIA BAJAJ HITAM

    1 November 2011 at 14:14

    gak masalah sih bagiku he he he he…… 90 ribu km 3.5 tahun… bajaj tetap aweetttttt. spare part??? gampanggg. banyak subtitusinya. pokoknya PUAAASSSSSSSSSSSSSSS pake PULSAR

     
  19. yudhivian

    9 November 2011 at 11:48

    bajaj wahai bajaj kau kemanankan semua sparepart buat kami, kami butuh jangan liat penjualannya saja bosssss tapi bagaimana ketersediaan sparepart nya kami mau kemana masa motor harus di simpan dirumah tolong…………….. kami konsumen yang sangat di rugikan ini saya sudah 3 bulan menunggu tapi ntak kunjung tiba barang yang saya cari atau tolong di carikan motor apa yang cocok untuk pengganti regulator bajaj 180 dtsi ini kami ingin tahu…………………….

     
  20. Nando hamid

    29 November 2011 at 06:34

    Gw kesal ma mekanik bajaj kota padang..bnyak boong nya. Gw punya kasus motor bajaj 180 gw udah lama sering batuk2, gw ga brani bongkar sendiri, gw komplain ke mekaniknya, malahan gw yang di salahin..dia nuduh gw bongkar ke bengkel lain. Katanya karbu bajaj gw rusak krn bongkr sendiri, solusinya karbu harus di tukar dg harga rp 673rb. Krn penasaran, gw coba bongkar ke bengkel lain. Rupanya jarum yg ada di karbu nya ga di pasang pas maksudnya gw di kerjai. Gw ga percaya lg sama mekanik bajaj kota padang

     
  21. joko

    6 Desember 2011 at 09:23

    ada yg tau gak kelemahan bajaj 220cc, soalnya gw rencananya mo kredit tuh motor…tolong infonya yg bermanfaat y..thanx…

     
  22. indrayudih

    27 Januari 2012 at 11:30

    Bro,

    Ane lagi nyari motor nih, butuh yg punya tenaga besar, kemaren udah mau ambil scorpio Z, tapi dah 2 minggu barang ngak nyampe-2… bete deh… kalo sampe akhir minggu depan ngak dateng juga mau tak cancel…

    nah lihat-2 Bajaj juga keren yah… kira-2 kalo pilih bajaj untung rugi-nya apa yah bro….

    Thanks,

     
  23. ecos

    14 Februari 2012 at 20:25

    @indrayudih
    untuk informasi, konon kabarnya bajaj bakal masukin generasi terbaru pulsar, 200cc naked sport. Google pakai keyword pulsar 200 NS. Model keren spec sedap reviewnya juga bagus. Harga konon tidak sampai 25jt. Tenaga konon melebihi yg 220cc, tapi kalah di topspeed (masuk akal, cc beda). Kabar burung berkata jualan perdana pas PRJ tahun ini.

    untung = tenaga badak, suara mesinnya halus zing zing, tangki 17liter, dan laen2 rasain sendiri.
    rugi = ban bawaannya yg merk MRF awetnya pol tapi agak licin ketika basah (gak tau kalo ban bawaan yg skrg), finishing kalah halus dari motor jepang, spare part sulit didapat, harga jual kembali jatuh (kalo mau untung lebih baik beli tanah saja wkwkwk)

    drive safely bro :)

     
  24. ecos

    14 Februari 2012 at 20:29

    sedikit menambahkan, untuk poin sparepart yg sulit didapat, katanya bisa diakali dengan sparepart merk lain yg compatible. “rajin bertanya tau jalanan” :D

     
  25. robby

    8 Maret 2012 at 07:05

    Betul bro! Gw sependapat ama statemaentnya! Tolong dipikirin persoalan ini

     
  26. Poernomo

    15 Maret 2012 at 16:01

    maaf saya udah setahun lebih tuh pake P.180 mantab aja tuh,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,asal perawaatan benar pokoknya MANTAB……………………! Gan

     
  27. Ferry

    28 Maret 2012 at 15:47

    Apakah ada pulsar 180 yg ga DTSi, kalau ada apa bedanya yaa, , mohon bantuan penjelasannya , terimakasih ya Kang

     
  28. Januari Ceppy

    5 Juni 2012 at 22:27

    bajaj ku uda 4 tahun nih skrg masih awet2 aja.. mesih masih bagus cuma yah body uda lecet2 maklum sering parkir di pasar hehe

     
  29. serokhan

    22 Juli 2012 at 08:45

    BAI:Wes to mas gak usah ribut ndang pesen sparepat nang BAI. 1x 24jam sampai ditangan anda atau gratis acha.. acha..

     
  30. rdnewss

    22 Februari 2013 at 11:34

    Bajaj aku sudah masuk 5 tahun….. mesin tetap ok …body mulus bercak2…
    Masalahnya…saat kontak kunci keaadan on layar spedometer tetap mati…satrter mati..lampu mati…sein lamp mati…klakson mati… tolong donk bajaj saya apanya yg rusak…(baru ganti aki tetap aja ga ada perubahan.)

     
  31. gembrong

    27 Juni 2013 at 09:25

    yah saran gw sih jgn beli pulsar deh. gw udah beli tahun 2010 nyesel. sparepart susah dptnnya. trs srg bermasalah lagi, terutama di starter yg ngadat. ga lucu kan klo lg jauh atau mau buru2 mogok. terus mst dorong dl. Pokoknya ini motor ga bertanggung jawab bgt deh. gw pengguna pulsar 180 UG4

     
  32. hanzbro

    28 Juni 2013 at 11:57

    Dr beli 27 juni 2007 sampai hari ini juni 2013 sy ga pnah bermasalah sm pulsar 180 ug3 sy,
    sparepart pulsar slalu tersedia yg sy butuhkan. Dr awal beli baru ganti accu desember 2012,
    starter tokcer, smua panel hidup, slalu setia nganter kerja jarak jauh.
    Banjir smp dengkul aja msh sanggup di lewatin tnp mesin mati..
    Intinya klo punya kendaraan itu di rawat bro, kendaraan apapun klo ga di rawat ya bakal nyusahin.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 57 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: