RSS

Beli Motor: Leasing atau Pinjem uang ke Bank?

01 Apr

Gara-gara membaca tulisan ini yang mereview tulisan ini yang berisi jawaban atas tulisan ini, saya jadi inget pernah pengen nulis masalah leasing dan kredit ke bank.

Setelah berfikir untuk mengganti motor (walau sampai sekarang belum keturutan), saya mencari informasi bagaimana sebaiknya saya membeli motor tersebut, apakah dengan kredit/leasing atau secara cash. setelah mengingat pengalaman masa lalu 2 kali leasing motor dan merasa bahwa bunga yang dikenakan atas leasing itu sangat tinggi, saya merasa ditipu atau boleh dibilanglah sebagai dibodohi agar cocok dengan tulisan ini.

pengen....

dari situ, saya putuskan untuk membeli motor secara cash, dengan asumsi tak akan merasa dibodohi lagi. tapi kalo beli cash duitnya darimana, wong saya dan istri adalah tipe orang yang gak bisa nabung je…so, dipilihlah usaha pinjem duit ke ortu atau sodara…dan ternyata keadaan di kampung juga lagi bokek, malah punya utang katanya. so alternatif terakhir ya pinjem ke bank, tapi gimana dengan bunganya? apa gak sama saja dengan leasing di lembaga leasing.

Oke, setelah dibandingkan antara leasing dengan pinjem uang ke bank didapat kesimpulan bahwa dalam kondisi saya sebagai karyawan yang menggunakan motor untuk ke kantor setiap hari(demi mencari nafkah), pinjem ke bank ternyata lebih menguntungkan. lho kenapa?

secara jumlah cicilan sebagai pembanding saja, cicilan untuk motor dengan harga Rp 15 juta dan DP Rp.500 ribu dan masa cicilan 35 kali, cicilannya ternyata lebih besar Rp100 ribu jika dibandingkandengan cicilan atas pinjaman ke bank dengan jumlah yang sama Rp 15 juta selama 3 tahun (bunga 18,75%).

Lha kan kalo leasing ada asuransi atas motornya dan pinjem di bank kan juga ada biasa administrasinya?

twister sip dah!

Setahu saya asurasnsi motor per tahun hanya Rp500 ribu per tahun, dan biaya administrasi pinjaman senilai 15 juta juga cuma sekitar 500 ribu hingga 1 juta (anggap 800ribu).

so, itung-tungan perbandingannya dengan kondisi sama adalah seperti ini:

kerugian leasing: 35 x 100.000 + 500.000 = 4.000.000

kerugian pinjem ke bank: (500.000 x 3 tahun) + 800.000 = 2.300.000 (updated, kemarin salah itung)

dari itung-itungan ini dapat dilihat bahwa kerugian leasing di lembaga leasing lebih besar dari pada pinjem duit ke bank trus beli motor secara cash.

tapi kan kredit motor mudah kalo kita karyawan?

ndak selalu juga. karyawan emang lebih mudah karena ada slip gaji yang jelas penghasilan tiap bulannya, tapi bukankah yang kredit motor lewat lembaga leasing juga kebanyakan karyawan? lagipula bukan karyawan pun bisa pinjem duit ke bank, ya pakai jaminan tanah/rumah atau usahanya dong! gak punya juga? ya jangan beli motor baru! yang second aja sesuai duit di kantong!

asemiks....mantep banget

Oya, sebagai tambahan renungan, kalo bunga bank aja 18,75%, trus berapa ya kira-kira bunga atas leasing motor yang cicilannya aja jauh lebih mahal…

Oya lagi, sepertinya pembodohan yang dilakukan lembaga leasing dan terjadi sama saya tidak bisa dikategorikan pembodohan otomotif, tapi lebih pada pembodohan ekonomi atau pembodohan keuangan.

Itu saja!

NB: ganang nanya jadinya saya mo ganti motor apa? dan saya pun masih bingung njawabnya…

About these ads
 
53 Komentar

Ditulis oleh pada 1 April 2011 in goblog, motor, otomotif, Umum

 

Tag: , , , , , ,

53 responses to “Beli Motor: Leasing atau Pinjem uang ke Bank?

  1. Bonsai Biker

    1 April 2011 at 21:04

    pertamak, seeep, mang harus jeli

     
  2. rony

    1 April 2011 at 21:47

    btul mas..lebh baik sbr dulu ato paling gak punya duit minim 20% dr harga sepda mtor,sisany ambil bank. Leasing lbh tnggi bungany krna mdl dia juga merupkn pinjaman dr bank.cmiiw
    Sbtlny yg plg murah it arisan sistm lelang mas bro,dr 5 spd mtor sy,3 di antarany dr arisan,hehe

     
    • kangmase

      2 April 2011 at 08:05

      gak bisa nabung mas! nabung 20% bisa setahun….kelamaan!

       
      • budi ti Bandung

        18 April 2012 at 14:14

        ya, gak apa-apa kelamaan. nah, begitu uangnya ngumpul, keluarlah motor keluaran terbaru. dapet deh motor model anyar hasil nabung

         
  3. Joe trizilo

    1 April 2011 at 22:41

    Masih ada sisi baik dari adanyaleasing kok…

     
  4. Iksa

    2 April 2011 at 03:27

    Leasing ada karena adanya kebutuhan masyarakat.
    Kalau pada tingkat semahal itu tak ada yang pinjam ya dia tidak laku juga.
    Tingkat resiko mereka juga tinggi, ini semua yang dicerminkan dalam pinjaman.

    Memang paling baik bila bisa menabung secara rutin untuk kebutuhan kendaraan berikut, sehingga bisa beli cash, cukup 10-20ribu sehari yang disisihkan.

     
    • kangmase

      2 April 2011 at 08:03

      makanya itu, kalo selama ini motornya laku berarti disini ada yang tidak merasa dibodohi, tidak seperti saya….

      lha uang saku saya sehari cuma 20ribu je, mo disisihin 10 ribu? gak bisa pakdhe! porsi makan saya banyak….hehehe

       
  5. jimmy

    2 April 2011 at 04:21

    @iksa: gk laku itu urusan dealer..egp apa! saya kecewa masyarakat di bodohi..tmsuk saya yg bodoh ini

     
  6. NyonkisthebesT

    2 April 2011 at 07:42

    Sebenarnya bukan dibodohi sih Mas.
    Yg namanya kredit konsumtif emg pasti bunganya selangit. Oleh karena itu kita sebagai konsumen perlu jeli dan mempelajari secara seksama atas berbagai alternatif pembiayaan seperti leasing atau kredit konsumsi dari bank, sehingga pada akhirnya kita tidak merasa dibodohi oleh pihak leasing atau bank itu sendiri.
    Koreksi mas. Bukannya klo leasing sudah termasuk asuransi selama masa leasing? Jd g perlu ditambahin lg. Klo di bank Saya kurang tau.

     
    • kangmase

      2 April 2011 at 07:59

      saya merasa dibodohi lembaga leasing karena bunganya jauh lebih tinggi daripada bunga pinjaman KTA di bank. yang ditambahin kan kalo beli dengan pinjem ke bank, biar sama dengan kondisi kalo leasing yang sudah berasuransi….

       
  7. enth

    2 April 2011 at 10:21

    Gak punya tanah/rumah buat agunan bank, gak bisa nabung, gak ada aset yg bisa dijual, tapi pengen motor baru, apa ada pilihan laen selain leasing?

     
    • kangmase

      2 April 2011 at 12:49

      karyawan? pake slip gaji dong!
      bukan karyawan? punya penghasilan gak nih? kalo gak punya ya jangan beli motor baru! hehehe…. kalo keadaan gitu n gak punya penghasilan ya lembaga leasing juga gak mau ngasih kredit lah!

       
      • Alay

        21 Mei 2011 at 00:36

        Ga semudah itu mas, pinjam uang diBank. Contoh saya hanya berkerja sebagai OB dengan gaji 1,5 juta dan rumah orang tua masih kontrak. Apa bisa pinjam uang dibank dengan hanya bermodalkan slip gaji. Sedangkan mengambil motor di leasing hanya bermodalkan KK dan KTP saja motor sudah ditangan. emang kalau dipikir-pikir kenanya mahal, hampir 100% dari harga Cash. tapi mau gimana lagi itulah keadaan. danb aku rasa setiap yg kredit motorpun tau.Cobalah berfikir realistis, karena ga semua orang seperti anda yg masih punya Tanah dan Rumah untuk jaminan. Terima kasih

         
  8. umarabuihsan

    2 April 2011 at 12:11

    like this, buat share pertimbangan beli motor, kl masih ada celah ya diusahakan

     
  9. Mahardika

    2 April 2011 at 14:36

    gud…artikel yang menjawab pertanyaan disekitarku..

    *sampe klalen rung drop box in spt*

     
  10. Motken

    2 April 2011 at 19:43

    setuju ama om kangmase.
    Motken juga dulu beli shogun sp pinjem bank,hehe
    skrg dah ganti satria sih,he

     
  11. jawarif

    2 April 2011 at 20:09

    Kalau kredit ke dealer pinjem uang di bank kan syarat nya beda…Mungkin itu juga jadi pertimbangan orag2 yang kredit motor ke dealer dari pada ke Bank..Apa gimana? Kalo saja Pilih Bank..Mantap cuy

     
  12. nhd

    3 April 2011 at 06:29

    Yang jelas kalau leasing cukup bawa KTP bisa bawa pulang motor.
    Kalau Bank harus pakai jaminan surat berharga atau SK.

     
  13. van der syur

    3 April 2011 at 10:56

    beli motor cina aja, bunganya murah kok, abis lunas bpkbnya jaminkan ke bank. ambil motor jepang pilihanmu… :D OK?

     
  14. vwx a.k.a capelah

    3 April 2011 at 20:16

    kalo motor ane sih bro! ambil cash tapi kredit! dalam artian, uangnya minjem di bank! hitung2annya sih lebih murah di bank! karena kalo ambil di leasing dp(paling gede)+cicilan(paling gede)+bunga=minjem di bank+bunga

    jadi jatuhnya enakan di bank karena g pake DP n cicilannya sama aja! jadi kesimpulan versi ane, kalo kita punya duit buat DP leasing paling gede, mending minjem di bank sisanya! karena lebih murah!

     
  15. AAA

    5 April 2011 at 16:18

    Pinjem ke BPR syariah jee. JAdi ga nyesek kalo motor ditarik juga. Kan dilelang dulu.. sisa dibalikin

    copas.com.. buat contoh aja
    – Akad kredit kami jelas dan sesuai syariah ( lihat http://www.mui.or.id ).
    – Semua DP kredit motor mengurangi harga cash motor, sehingga cicilan lebih murah.
    – Tidak ada bunga telat bayar kredit motor atau mobil perhari (konvensional 0,3% – 0,5% perhari bila sebulan silahkan hitung sendiri), tetapi kami hanya dikenakan infaq Rp1000,- / hari untuk fakir miskin, hal tersebut ditegakkan untuk kedisiplinan nasabah kredit motor dan kredit mobil.
    – Bila Anda tidak kuat bayar selama 2 bulan maka motor “ditarik” dengan cara kekeluargaan dan motor tersebut kami lelang yang bilamana ada sisanya kami berikan uangnya kepada Anda setelah dipotong sisa hutang Anda kepada kami.
    – Cara kami kekeluargaan sehingga Anda dapat tidur nyenyak dalam kredit motor dan kredit mobil di kami, nyaman, dan tentram serta berlimpah keberkahan dan Anda tidak dibayang-bayangi didatangi oleh “algojo-algojo seram” bila Anda telat bayar cicilan.
    – Sistem syariah kami telah dirancang oleh Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia, informasi lebih lanjut http://www.mui.or.id
    – Kami adalah Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) dibawah naungan Islam Banking (IB) pemerintah Indonesia.

     
    • kangmase

      5 April 2011 at 20:35

      di daerah pondok aren tangsel ada gak?

       
  16. gogo

    6 April 2011 at 00:30

    kembali ke individu masing”, mana yang terbaik..

     
    • budi ti Bandung

      18 April 2012 at 14:17

      heu…. ini orang koq gak ngerti sih…

       
  17. ISTI

    7 April 2011 at 11:16

    kl mas pinjem di bank, mgkn jatuhnya lebih murah, tp untuk bs akad, ntar ada BI checking, artinya kl anda pny utang laen di bank, maka cicilan total utang anda hrs kurang dr 30persen dr penghasilan anda.
    Kl leasing kyknya ga ada BI checking, ya ga seeeehh??

     
    • kangmase

      8 April 2011 at 08:25

      nah itulah makanya saya mo pinjem di koperasi kantor aja deh yg ada kerjasama dengan bsm, hehehe…

       
  18. Majid

    23 Mei 2011 at 12:02

    Makasih atas info’ya mas brow! Q pengen Honda spacy, mo kredit takut bunga’ya gede, mo cash duit’ya lum cukup,, jalan2 satu2 pinjem ke bank!!
    Kira2 bank apa ya yg bunga’ya paling kecil??

     
  19. gotri

    23 Agustus 2011 at 22:59

    Bingung inyong,,,

     
  20. chike

    6 September 2011 at 14:22

    kangmase, mau ikut pahamnya nih.. tapi asuransi keilangannya gimana? bisa rekomendasi?

     
  21. unggul

    9 September 2011 at 16:54

    tadinya mo beli jadi gak jadi dahhh… mumet kiyehhh

     
  22. arya

    8 Oktober 2011 at 13:25

    setuju..lbh baik nabung.dulu beli motor sisa ambil kredit dibank..abis3 bulanperusahaanambruk..pHK…pusing 2 jual tuh motor buat idup..sambilcari kerjalagi…motor udah ga ada..masih angsur tiap bulan:(……..khirnya slesaei juga. dgnnabung akhirnya bisa juga beli baru. kalokredit/leasing digunakan utk usaha(jualan misalnya)malah mbantu…atau buat kerja yang kalo diitung naik angkot umum lebih mahal…trauma kredit..

     
  23. apaajadeh

    10 November 2011 at 20:27

    Kalo gak salah (mgk gak semua) BPR bisa mentake-over (ambil alih) leasing. Jadi pihak BPR mengambil alih kredit kendaraan tsb. Shg nasabah nantinya menyetor ke BPR tsb, sementara BPKB kendaraan (yg baru dibeli tsb) setelah keluar langsung diambil/dijadikan sbg jaminan oleh pihak BPR.

    So, gak perlu jaminan lain spt rumah/tanah/kendaraan lain dll.

    Perkiraan Bunga BPR ~ 1.5% (flat) per bulan. Tapi, biasanya kena biaya administrasi yg besarnya tergantung dari harga kendaraan tsb.

    Tapi yah itu, spt kasus sdr Alay. Memang BPR melakukan survey lebih dulu (thd penghasilan calon peminjam + jenis motor yg akan dipilih).
    Logikanya, gimana mau nyicil 1jt kalo gaji bulanan cuma 1.2 jt? Solusinya: waktu pinjaman diperpanjang shg cicilan perbulan lebih rendah shg lebih realistis utk diterima oleh pihak BPR.

    Utk info lengkapnya, hubungi BPR setempat. Cheers

     
  24. okta

    28 November 2011 at 18:10

    yupz,,,,,,,klo mau kredit/cash silahkan saja,,,
    asikk lho naik kndaraan impian kita,,,,,,RASA NYA PERCAYA DIRI ITU MENINGKAT 100%heu (sugesti)
    pnya sesuatu yg berharga itu NAMBAH MOTIVASI lho,,,,,????

    syarat klo mau kredit ato mau pinjem uang sampe lunas tanpa beban itu gampang ko,
    ASAL BARANG/UANG YG KITA PINJEM ITU UNTUK LEBIH MENGHASILKAN PEMASUKAN YG LEBIH BANYAK,,,,,janji ya,,,heuuuuuuuu
    OK

     
  25. Runtoni Haji

    29 November 2011 at 07:21

    setiap orang ketika punya keinginan pengenya instan mbo sabar dulu toh nabung sii karo bank nuli nyilih duit karo bank kue sing di tabung gitu toh kridit murah oleh motor bayare murah yoooo wis

     
  26. Runtoni Haji

    29 November 2011 at 07:27

    tapi kalau ndak malu jadi seles motor kalau laku lebih dari sepuluh yah dapet separuh harga motor kan mudah udah dapet motor bayr kridit cuma tiga ratusan toh

     
  27. ikhsan C

    7 Desember 2011 at 13:18

    Tuk Agen BPRS Al Assalam…
    Gmn nih tanggapannya lihat comment2 diatas.
    Pilih Cash (pinjem bank) atau Leasing?
    dengan kondisi saat ini kita ga ada uang.

     
  28. jnakawara

    8 Januari 2012 at 14:13

    mending join
    melia nature indonesia
    broo..

     
  29. anti leasing

    7 Januari 2013 at 07:09

    GARA GARA LEASING TDK SEDIKIT KERUGIAN YG DI TRM PEMERINTA N NSBH. 1.KEMACETAN KRN BERTAMBAHNYA JUMLAH KENDARAAN 2.BERTAMBAHNYA SUBSIDI BBM KRN SEMAKIN BYK KENDARAAN 3.BYKNYA NSBH YG DI RUGIKAN KRN PENARIKAN GGL BYR 4.BUNGA MENCEKIK 5.MENDING TTP ZA LEASING

     
  30. agen glutera surabaya

    28 April 2013 at 00:19

    mantap mas sarannya….. ini juga lagi mikir dan keliling cari saran untk beli motor.

     
  31. erlin

    4 Mei 2013 at 14:38

    jd ,. bnk mna ni yg bsa d bwt pnjm duit tuk bli mtor cash??

     
  32. amalz

    13 Juni 2013 at 01:37

    gak punya duit mumet ya..hahaha, pikir yg gampang aja..solusinya : jadi manusia produktif dulu lupakan konsumtif, gak punya transportasi,nginep di kantor (biar gak bikin macet jalanan), duitnya tabung..imbalan sabar yaitu kendaraan terbaru kelak (dgn duit yg telah terkumpul + sk pegawai/rek.tabung u/wirausahawan pakailah buat ambil pinjaman dana ke bank,50% buat beli cash kendaraan lalu sisanya 50% pakai buat buka usaha bisnis dagang jadi duit hasil dagangnya bisa buat nyicil kendaraan) mantap tooh.

     
    • amalz

      13 Juni 2013 at 01:47

      klo gak sabar ya beli aja motor bebek/matic yg tanpa dp/500rb. rebes kan..gak usah mikirin mahalnya leasing ke dealler,pikirin tuh duit lu yg abis buat rokok/jajan/shoping gak perlu. lg pula tuh motor lu ambil dgn cuma modal 500rb. cari yg sistem syariah biar gak dosa ya.

       
  33. amalz

    13 Juni 2013 at 01:50

    to erlin : klo buat ceww sih gampang..pinjam sama bank..a..bank sayang dong

     
  34. mukamad

    13 Juli 2013 at 00:01

    gma ni saya kredit mtr bru 6 bulan udh turun mesin jd gmn klo mtr”a di kmbalikan bisa gx eah……………

     
  35. kakaimey

    14 Juli 2013 at 04:25

    semuanya sama saja mau bank ataupun leasing, sama2 ngambil untung, kalau leasing untungnya sebagian buat gaji karyawannya juga. cuman kalau leasing,.. misalkan motornya ada yang nyuri,..stidaknya ada jaminan uang kembali,… kalau dibank? pinjam duit terus motornya ada yang nyuri,.. ada jaminan uang kembali gak dari pihak bank…..? itu juga yang menjadi hal kenapa leasing lebih mahal dari bank.

     
  36. Gendrowo jalanan

    18 Juli 2013 at 13:33

    beli seconds yang kilometer rendah, tahun muda, yang jual butuh uang dan sesuaikan kondisi kantong kita,,itu pilihan yang paling bijak…xixixi

     
  37. nadhief22

    27 Juli 2013 at 14:57

    Pusing nih , modal cuma 5 jt, tp kepengenan beli kawasaki er6n. Ada yg bs bantu ?

     
  38. Arif Setiyadi (@ariif_setya)

    12 Agustus 2013 at 19:12

    mantep. sepakat.

     
  39. topanid

    28 September 2013 at 03:28

    hahhahaa mahal pengen tau kenapa, karna Itu Motor di masukin Asuransi jadi kalo ilang Itu motor Leasing Aman tindak ganti rugi hahahahhahahahahaha MIsalkan harga motor 12jt per unit perbulan 500.000 selama 3tahun 36 x 500.000 =18.0000 yang 12 Jt ke Dealer ke sisanya ke leasing mungkin dari negara asalnya itu motor bisa 10 jt atau 9 tj mungkin dan ke asuransi ,,,,,hahahhahahaha soalnya kebanyakan kasus motor yang masih kredit kalo ilang itu client pasti minta pertanggung jawaban ke pihak leasing hahhaa lesing pun ga mau rugi dong jadi mereka mengasuransikan motornya ke Asuransi,,,,, dengan bayaran dengan sisa nya 18jt tadi hahhahahah menurut saya sih ga ada pembodohan di leasing,,, atau di bank lainnya menurut saya sama-sama di untungkan juga hahhahahah,,,,,,

     
  40. Parker Smith

    6 Juli 2014 at 05:31

    Selamat siang,
    Saya Parker Smith, Seorang pemberi pinjaman pinjaman “Managing director Pinjaman DC
    Solusi di sini, saya bersedia untuk meminjamkan pinjaman dengan bunga
    tingkat 3% dan dalam jumlah $ 3,000.00 USD $ 8.000.000,00 USD sebagai
    menawarkan pinjaman, Kami menawarkan pinjaman pada tingkat bunga rendah dan dengan tidak ada pemeriksaan kredit, kami

    menawarkan pinjaman pribadi, pinjaman konsolidasi utang, modal ventura, bisnis
    pinjaman, pinjaman pendidikan, pinjaman rumah atau “pinjaman untuk alasan apapun! Namun, kami
    metode, menawarkan Anda kesempatan untuk menyatakan jumlah pinjaman yang diperlukan dan juga
    durasi Anda mampu, saya bersertifikat, pemberi pinjaman terdaftar dan legit,
    Jika Anda tertarik, mengisi formulir aplikasi di bawah ini dan kembali ke
    kami Via Alamat E-mail ini sangat di (parkersmithloaninvestment@gmail.com).

    * Peminjam Informasi yang Dibutuhkan Isi Dan Kembali *.
    1) Nama Lengkap: …..
    2) Sex: …..
    3) Kontak Alamat: ….
    4) Bekerja alamat: ….
    5) Telepon: …
    6) Negara: ….
    7) Pendapatan Bulanan: ….
    8) Jumlah yang diperlukan sebagai Pinjaman: ….
    9) Durasi Pinjaman: …

    Setelah aplikasi tersebut telah diisi, Anda mengirim aplikasi untuk
    Alamat email ini di (parkersmithloaninvestment@gmail.com).

    Catatan: Jika Anda tidak tertarik dan Anda menerima pesan ini terima
    permintaan maaf saya.

    Saya berharap untuk mendengar dari Anda segera.
    Salam Kind,
    Parker Smith

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 57 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: